Tambah Saham Publik, Pengendali Lepas 3,67% Saham Bank Oke (DNAR)
JAKARTA, investortrust.id – OK Next Co Ltd, dulunya dikenal APRO Financial, melepas sebanyak 625 juta atau setara dengan 3,67% saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR). Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan porsi saham publik atau free float di DNAR di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Corporate Secretary DNAR Noni mengatakan, OK Next selaku pemegang mayoritas saham DNAR telah melepas sebanyak 625 juta saham DNAR dengan harga pelaksanaan Rp 120 per unit. “Saham ini dilepas pada 20 Desember,” ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga
Dengan harga pelepasa Rp 120, OK Next mengantungi dana senilai Rp 75 miliar dari penjualan sebanyak 625 juta saham tersebut. Penjualan tersebut menjadikan total kepemilikan OK Next berkurang dari semula 93,4% menjadi 89,73% saham.
Berdasarkan data, sebelum Ok Next selaku pengendali melepas saham, jumlah saham public hanya mencapai 4,8% atau setara dengan 817,21 juta saham.
Hingga kuartal III-2023, Bank Oke mencatatkan pertumbuhan laba bersih 101,56% atau 2 kali lipat secara tahunan atau year on year menjadi Rp 20, 67 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 10,26 miliar.
Baca Juga
Kredit Melonjak, Laba Bersih Bank Oke (DNAR) Terbang 2 Kali Lipat
Berdasarkan laporan keuangan, kenaikan laba bersih ditopang oleh pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang tumbuh 39,45% menjadi Rp 443,150 miliar di kuartal III-2023. Tahun lalu NII tercatat sebesar Rp 317,77 miliar.
Terkait fungsi intermediasi, DNAR tecatat menyalurkan pinjaman sebesar Rp 8,44 triliun, naik dibanding periode 31 Desember 2022 yang tercatat Rp 7,93 triliun. Kenaikan kredit tampaknya berdampak pada kenaikan kredit bermasalah. Tercatat rasio NPL bruto naik ke level 3,60% dari posisi Desember 2022 sebesar 2,75%. Sedangkan NPL nett tercatat sebesar 2,69 naik dari posisi 6 bulan sebelumnya yang tercatat 2,06%.

