PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) Cetak Kenaikan Laba 4,6%
JAKARTA, investortrust.id - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 157,6 miliar pada 2023. Angka tersebut meningkat 4,6% year on year (YoY) dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 150,6 miliar.
Pendapatan IPCM pada 2023 naik 16,1% dari Rp 980 miliar menjadi Rp 1,1 triliun dengan kontributor utama pada segmen jasa pelabuhan umum sebesar Rp 525 miliar atau 46,1% dari total pendapatan, naik 4,2% dari Rp 504 miliar secara YoY.
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menyampaikan, kinerja keuangan yang baik ini bisa terwujud karena turut didukung oleh pangsa pasar yang terus meluas serta perekonomian yang semakin membaik di tahun 2023.
“Kami bersyukur dapat mempertahankan kinerja positif kami dengan adanya kenaikan pendapatan IPCM tahun 2023 kemarin yang berhasil menembus Rp 1 triliun,” kata Shanti Puruhita dalam keterangannya, Kamis (18/4/2024).
Disebutkan bahwa kontributor pendapatan IPCM lainnya adalah jasa Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp 191 miliar yang memberikan kontribusi 16,8% dan Terminal Khusus (Tersus) sebesar Rp 343 miliar yang memberikan kontribusi 30,1%, diikuti jasa pengelolaan kapal dan jasa marine lainnya yang masing-masing berkontribusi senilai Rp 31,5 miliar dan Rp 46 miliar.
Baca Juga
Anak Usaha Pelindo (IPCM) Tebar Dividen Rp 20,05 Miliar, Pantau Tanggal Penting Ini
Komitmen IPCM untuk memberikan pelayanan terbaik dari sisi keselamatan dan kesiapan armada tercermin dalam pelaksanaan maintenance serta docking kapal yang meningkat di tahun 2023.
Hal itu membuat beban pokok pendapatan meningkat 17,8% dari Rp 678 miliar menjadi Rp 799 miliar pada tahun berjalan, selain kontribusi beban biaya BBM yang juga meningkat namun sejalan dengan angka pencapaian pendapatan sehingga tetap dapat menjaga proporsi laba usaha untuk meningkat 5,6% dari Rp 174 miliar menjadi Rp 184 miliar. IPCM juga mencatatkan kenaikan total aset sebesar 2,3% dari Rp1,49 triliun menjadi Rp1,52 triliun.
“Sepanjang tahun 2023, IPCM telah berhasil memperkuat armadanya dengan meluncurkan tiga kapal pandu dan satu kapal tunda baru serta melakukan beberapa penandatangan perjanjian kerja sama bisnis untuk pelayanan di wilayah BUP IPCM yaitu dengan PT Cemindo Gemilang Tbk, PT Nusantara Regas, PT Jawa Satu Power, PT Cirebon Electric Power, PT Cirebon Energi Prasarana, serta melakukan penandatanganan kerja sama mitra strategis bersama PT Lang Lang Laju Layang dan PT Pelabuhan Bukit Prima,” ujar Shanti.
Selain itu, Shanti menyebut keberhasilan kinerja IPCM di 2023 juga terlihat dalam upaya penetapan dan penyesuaian tarif pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal baik di wilayah BUP IPCM maupun BUP Pelindo antara lain untuk wilayah BUP IPCM pada Tersus Cemindo Gemilang Tbk Bayah, Tersus FSRU PT Nusantara Regas, Tersus dan TUKS PT Cirebon Electric Power, serta PT Cirebon Energi Prasarana.
“Kami lakukan transformasi dan digitalisasi untuk menyesuaikan bisnis dengan perkembangaan saat ini. Hasilnya IPCM mampu menambah armada, melakukan ekspansi dan menambah pendapatan,” jelas Shanti.

