Jasa Armda (IPCM) Perluas Wilayah Operasi, Optimis Pendapatan Terkerek
JAKARTA, investortrust.id- PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) terus memperluas wilayah operasional. Perluasan wilayah ini selaras dengan wilayah operasi induk usahanya, dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).
Vice President Transformasi dan Pengembangan Bisnis IPCM, Andisyah Kadir menegaskan, perluasan wilayah operasional ini merupakan bagian dari strategi IPCM untuk meningkatkan pendapatan. Ia berharap pendapatan tahun 2022 bisa terlampaui.
Pada 2022 lalu, IPCM yang merupakan penyedia jasa pemanduan dan penundaan kapal ini meraup pendapatan senilai Rp980 miliar. Sedangkan laba bersih 2022 sebesar Rp150,6 miliar.
Baca Juga
Pertamina dan Pelindo Sepakat Kembangkan 'Green Terminal' di Kalibaru
"Di sisa tahun ini, tentunya kami berharap bisa mencapai target di atas pencapaian tahun lalu, seiring dengan upaya ekspansi wilayah operasional dan penambahan kapal yang terus dilakukan,” ujar Andisyah Kadir melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (7/9/2023).
Andisyah juga berharap kondisi ekonomi domestik maupun global tetap kondusif. Jika itu terjadi, maka biaya bahan bakar yang yang cukup berpengaruh pada proses bisnis IPCM bisa lebih terkendali.
Saat ini,IPCM beroperasi di sebelas pelabuhan Pelindo di regional 2. Wilayah operasionalnya mencakup sebagian Pulau Sumatera, Provinsi Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.
IPCM juga memiliki kewenangan pelimpahan sendiri sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang juga beroperasi di wilayah lain. Sebut saja Pelabuhan Patimban (Subang), Tersus FSRU Jawa Satu, Tersus FSRU Jawa Barat (Kepulauan Seribu), Tersus Cemindo Gemilang (Bayah-Banten), Tersus dan TUKS Kanci (Cirebon), STS Nipa (Batam), STS Ambang luar Sungai Musi, Tersus Petrochina (Jabung), Meulaboh (Aceh), serta Pelabuhan Weda (Kepulauan Halmahera).
Baca Juga
"Dengan bergabungnya Pelindo seluruh Indonesia sejak 2021, hal ini juga semakin membuka peluang operasional di luar wilayah regional 2," ujar Andisyah Kadir.
Vice President Keuangan IPCM Angga Iriano menambahkan, kinerja operasional ICPM yang terus tumbuh positif sangat berperan terhadap kinerja keuangan perseroan."Pada semester I tahun 2023, IPCM mampu membukukan laba komprehensif sebesar Rp84 miliar atau naik 29,72% year on year (yoy) dari Rp65 miliar pada periode yang sama tahun 2022," terang Angga Irianto.
Baca Juga

