Bursa Saham Bergairah, CGS-CIMB Sekuritas Rekomendasi BBRI, BMRI, dan HMSP
JAKARTA, investortrust.id - Investor menyambut baik data inflasi AS yang baru, yang meningkatkan harapan Federal Reserve (The Fed) menyelesaikan kampanye kenaikan suku bunga acuannya. Bursa Wall Street langsung bergairah, Dow Jones Industrial Average melonjak 1,43% dan berakhir ke 34.827,70, pada penutupan perdagangan Selasa waktu Amerika Serikat atau Rabu (15/11/2023) dini hari WIB. Untuk perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia, analis CGS-CIMB Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, seperti saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP).
“BBRI spec buy dengan support Rp 5.000 dan cut loss jika break di bawah Rp 4.925. Jika tidak break di bawah Rp 5.000, potensi naik ke Rp 5.150-5.225 short term,” kata Retail Research Analyst CGS-CIMB Sekuritas Indonesia Aji Kurniawan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-Tahun Jatuh di Bawah 4,5% Setelah Rilis Data Inflasi AS
Sementara itu, pada perdagangan Selasa lalu waktu Amerika Serikat, indeks saham utama Wall Street menguat, melanjutkan kenaikan tingginya di bulan November. Dow Jones Industrial Average tercatat melonjak 489,83 poin, atau 1,43%, dan berakhir pada 34.827,70. Sedangkan S&P 500 menguat 1,91% dan menetap di 4.495,70. Posisi itu adalah hari terbaik sejak April 2023.
Baca Juga
IHSG Bisa Naik, Danareksa Sekuritas Justru Rekomendasi Sell Saham UNVR, ASII, dan MAPI
Rekomendasi Saham Lain
Ia juga merekomendasikan saham lain seperti Bank Jago (ARTO), Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), dan Bumi Resources Minerals (BRMS). Berikut rincian rekomendasi yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam transaksi saham harian di Bursa Efek Indonesia.
HMSP
Spec buy dengan support Rp 975, cut loss jika break di bawah Rp 955. Jika tidak break di bawah Rp 975, potensi naik ke Rp 1.015-1.035 short term.
BMRI
Spec buy dengan support Rp 5.750, cut loss jika break di bawah Rp 5.675. Jika tidak break di bawah Rp 5.750, potensi naik ke Rp 5.900-5.975 short term.
ARTO
Spec buy dengan support Rp 2000, cut loss jika break di bawah Rp 1.950. Jika tidak break di bawah Rp 2.000, potensi naik ke Rp 2.100-2.150 short term.
JPFA
Spec buy dengan support Rp 1195, cut loss jika break di bawah Rp 1.175. Jika tidak break di bawah Rp 1.195, potensi naik ke Rp 1.235-1.255 short term.
BRMS
Spec buy dengan support Rp 176, cut loss jika break di bawah Rp 173. Jika tidak break di bawah Rp 176, potensi naik ke Rp 182-185 short term.
(Disclaimer on)

