Moratelindo (MORA) Berencana Terbitkan Sukuk Ijarah Rp 750 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Mora Telematika Indonesia Tbk atau Moratelindo (MORA) akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Moratelindo Tahap II Tahun 2024 dengan nilai sisa imbalan Rp 750 miliar.
Surat utang ini merupakan bagian dari Penawaran Umum berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Moratelindo dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 3 triliun.
Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Perseroan disebutkan Sukuk Ijarah ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah.
Baca Juga
Adapun jenis dan tahapan panawaran sukuk ini terbagi dua yaitu sebesar Rp 273,78 miliar dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 2 seri.
Seri A dengan jumlah sisa imbalan ijarah yang ditawarkan sebesar Rp 264,18 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 26,49 miliar per tahun, berjangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.
Seri B dengan jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang ditawarkan sebesar Rp 9,6 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 1,06 miliar per tahun, berjangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.
Baca Juga
BRI Peduli Dukung Kegiatan “Urban Farming” di Tengah Kota Medan
Adapun sisa dari jumlah sisa imbalan ijarah yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp 476,22 miliar pada Sukuk Ijarah Seri A dan Sukuk Ijarah Seri B akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).
‘’Bila jumlah dalam penjaminan kesanggupan terbaik (best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Sukuk Ijarah tersebut,’’ demikian bunyi prospektus Perseroan yang dikutip, Rabu (10/1/2024).
Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap 3 bulan sekali sejak tanggal emisi, di mana tanggal pembayaran cicilan imbalan ijarah pertama akan dilakukan pada tanggal 16 April 2024, sedangkan pembayaran cicilan imbalan ijarah terakhir dan sisa imbalan ijarah sekaligus jatuh tempo masing-masing Sukuk Ijarah adalah pada tanggal 16 Januari 2027 untuk Sukuk Ijarah Seri A dan tanggal 16 Januari 2029 untuk Sukuk Ijarah Seri B.
‘’Perseroan tidak akan melakukan pemotongan zakat atas cicilan imbalan ijarah,’’ demikian Manajemen MORA.
Untuk membantu penerbitkan Suku Ijarah ini, Perseroan telah menunjukan 4 penjamin emisi masing-masing dengan full commitment dan best effort, terdiri dari PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Sucor Sekuritas dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia.
Lebih lanjut disampaikan, dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk refinancing surat utang jatuh tempo, serta investasi yang akan dilakukan Perseroan untuk membangun backbone dan access yang didalamnya termasuk data center dan ducting.
Sebagai informasi MORA mendapat rating idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.
Berikut jadwal penerbitkan surat tersebut:
Tanggal Efektif: 27 Juni 2023
Masa Penawaran Umum: 9 - 11 Januari 2024
Tanggal Penjatahan: 12 Januari 2024
Tanggal Distribusi Sukuk Ijarah Secara Elektronik: 16 Januari 2024
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 16 Januari 2024
Tanggal Pencatatan Sukuk Ijarah pada Bursa Efek Indonesia: 17 Januari 2024
