Waskita Beton Precast (WSBP) Berbalik Rugi Rp 509,86 Miliar di Kuartal III-2023
JAKARTA, investortrust.id – Emiten manufaktur beton dan readymix, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), berbalik membukukan rugi bersih komprehensif Rp 509,86 miliar di kuartal III.
Pada periode yang sama tahun 2022, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini tercatat merangkum laba bersih komprehensif Rp 1,19 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, anjloknya bottom line WSBP terutama disebabkan penurunan pendapatan usaha dari Rp 1,40 triliun di kuartal III-2022, menjadi Rp 1,03 triliun di kuartal III-2023. Kemudian terdapat penurunan dalam pada pos pendapatan lain-lain bersih menjadi Rp 224,23 miliar dibanding Rp 2,06 triliun.
Baca Juga
WSBP Raih Kontrak Baru Proyek Rusun 3 ASN di IKN Rp 22,14 Miliar
Vice President of Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto mengatakan, perolehan pendapatan usaha dikontribusi dari 3 lini bisnis di mana segmen Readymix menyumbang mayoritas pendapatan usaha sebesar 45%, lalu yaitu Beton Precast (pra-cetak) sebesar 33%, dan Jasa Konstruksi sebesar 22%.
Segmen Readymix mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 89%, yang didukung oleh banyaknya proyek infrastruktur penting yang membutuhkan Readymix berkualitas tinggi milik WSBP seperti Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung Kawasan Istana Kepresidenan RI, Pembangunan Jalan Kerja/Logistik IKN (KIPP) Paket Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, Proyek Tol Simpang Tempadung - Pulau Balang Seksi 5A, dan proyek retail lainnya.
“Kami juga menyuplai Readymix untuk berbagai proyek jalan tol, gedung, bendungan, jembatan, bandara, dan proyek lainnya di Indonesia,” ungkap Fandy dalam keterangan yang dikutip, Jumat (29/12/2023).
Baca Juga
WSBP Optimistis Catat Kontrak Baru Rp 2 Triliun 2023, Ini Target Tahun 2024
Dikatakan, untuk menyediakan kebutuhan pasar terhadap produk beton cair ini, saat ini WSBP didukung oleh 23 batching plant yang tersebar di seluruh Indonesia baik di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Untuk segmen Beton Precast, di tahun ini WSBP menyuplai proyek-proyek infrastruktur besar di tanah air seperti Proyek Pengaman Pantai di Teluk Jakarta, Proyek Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino (Baleno), dan Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 (Japek 2) Selatan Paket 3.
Dari segmen Jasa Konstruksi, WSBP membukukan pendapatan usaha dari beberapa proyek konstruksi besar yaitu Proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB) dan Proyek Cimanggis-Cibitung Toll Ways (CCTW).
Sementara itu WSBP membukukan laba kotor sebesar Rp151 miliar, di mana Perseroan mencatatkan gross profit margin sebesar 14,6%.
Selanjutnya, WSBP memiliki total aset sebesar Rp5,1 triliun. ”Dengan total aset yang kami miliki saat ini, WSBP mampu memproduksi produk Beton Precast dan mensuplai Readymix ke seluruh proyek-proyek yang strategis,” ujarnya.
