Performa 7 Saham Listing Perdana, Emiten Mana Paling Cuan?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) tercatat sebagai saham pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan penguatan harga tertinggi hingga penutupan perdagangan saham, Kamis (11/1/2024).
Saham CGAS melesat sebanyak 93,78% dari harga IPO saham Rp 338 menjadi Rp 655 pada penutupan perdagangan hari ini. Saham CGAS yang telah listing perdana sejak 8 Januari ini kembali berhasil mencatatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) hari ini.
Baca Juga
Kejar Market Share 30-40%, CGAS Yakin Target Penjualan RP 1 Triliun Bisa Dicapai
Selanjutnya penguatan tertinggi berikutnya dicatatkan saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE). Saham NICE yang listing perdana sejak 9 Januari ini telah melesat sebanyak 68,94% dari Rp 438 menjadi Rp 740.
Sedangkan saham SMLE yang listing di BEI sejak kemarin ini telah melesat hingga ARA dalam dua hari beruntun. Saham ini telah melesat dari Rp 175 menjadi Rp 294.
Sebaliknya dua saham berikut, yaitu ASLI dan MANG, justru mencatatkan penurunan. Saham ASLI anjlok sebanyak 39% dari Rp 100 menjadi Rp 61. Begitu juga dengan saham MANG yang listing perdana hari ini anjlok 10% dari Rp 100 menjadi Rp 90.
Baca Juga
United Bike (UNTD) Gelar Bookbuilding, Bidik Dana IPO Rp 400 Miliar
Terkait prospek kinerja keuangan CGAS, manajemen perseroan sebelumnya menyebutkan, Citra Nusantara (CGAS)menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 20-30% tahun 2024 ini, dibanding 2023. Target tersebut akan disokong oleh penggunaan pendanaan IPO (initial public offering).
“Target kita di tahun 2024 ada peningkatan 20-30% persen revenue, sedangkan laba bersih 4-5% di tahun 2024,” ungkap Direktur CGAS Andika Purwonugroho, saat konferensi pers pencataan perdana saham CGAS.
Baca Juga
Emiten Milik Politisi PDIP (NICE) Incar Produksi 2,5 Juta Ton Usai IPO
Hingga 30 Juni 2023, CGAS berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 182,6 miliar. Angka ini mengalami penurunan 15% dari periode yang sama di tahun 2022 sebesar Rp 215,01 miliar.
Sedangkan, laba bersih yang dicatatakan hingga Juni 2023 adalah sebesar Rp4,6 miliar. Angka tersebut juga mengalami penurunan 47% dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp8,83 miliar.

