IHSG Naik Tipis Tapi Rata-rata Nilai Transaksi Harian Merosot 3,05%
JAKARTA, investortrsut.id – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia berlangsung kurang semarak sepekan terakhir tanggal 21-25 Agustus 2023. Terekam pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang merosot sebesar 3,05% menjadi Rp10,37 triliun dari Rp10,70 triliun dari pekan sebelumnya.
Baca Juga
Gara-gara Crossing GEMS, Investor Asing Net Sell Rp 2,71 Triliun Pekan Ini
Pjs Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi, mengatakan, meski RTNH menurun, nilai kapitalisasi pasar tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,02% menjadi Rp10.164 triliun pada penutupan Jumat kemarin, (25/8/2023). ‘’Pekan sebelumnya kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.061 triliun,’’ urainya dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu, (26/8/2023).
Kenaikan kapitalisasi pasar terjadi seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami kenaikan sebesar 0,52% menjadi 6.895,443 dari 6.859,912 pada penutupan pekan yang lalu.
Sementara nilai rata-rata volume transaksi pada pekan ini mengalami kenaikan sebesar 6,66% menjadi 17,88 miliar lembar saham dari 16,77 miliar lembar saham pada pekan lalu.
Baca Juga
Gara-gara Crossing GEMS, Investor Asing Net Sell Rp 2,71 Triliun Pekan Ini
Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi, yaitu sebesar 1,93% menjadi 1.071.730 kali transaksi dari 1.051.405 kali transaksi sepekan yang lalu.
Terkait aktivitas investor asing, Bursa Efek Indonesia mencatat, pada penutupan pasar kemarin, investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp513,06 miliar. Sedangkan sepanjang tahun 2023 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp924,44 miliar.
Pencatatan Obligasi
Adapun pasar obligasi, BEI menyampaikan, hingga akhir pekan ini total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2023 tercatat sebanyak 73 emisi dari 52 emiten senilai Rp82,67 triliun.
Baca Juga
Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 535 emisi dari 129 emiten dengan outstanding sebesar Rp467,99 triliun dan US$47,5 juta. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan US$486,11 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi senilai Rp3,13 triliun.

