Era Media (DOOH) Pamer Klien Kakap, Optimistis Capai Omzet Rp 150 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten jasa periklanan, PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) optimistis memacu pertumbuhan bisnisnya hingga akhir tahun 2023.
Optimisme ini dipicu oleh kerja sama Perseroan dengan sejumlah brand besar di berbagai industri, namun masih didominasi industri Fast Moving Consumer Good (FMCG).
Chief Executive Officer DOOH, Victor Aritonang mengatakan, dalam dunia pemasaran modern, kerja sama antara perusahaan advertising dan brand-brand ternama memiliki peran krusial dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kesadaran merek.
Baca Juga
Pidato Powell Picu Aksi Beli US Treasury, Koreksi Pasar SBN Masih Lanjut
“Kami menjadi salah satu pemain utama di industri ini, perusahaan berhasil mempertemukan berbagai brand ternama dengan audiens yang tepat,” ujar Victor dalam keterangannya, Kamis (9/11/2023).
Dikatakan, DOOH memiliki keunggulan ragam produk, mulai dari ekosistem transportasi, ekosistem toko, area publik dan area ritel yang dari keseluruhannya mencapai 415.000.000 impressions per bulan.
Selain itu kata dia, strategi iklan yang terencana dengan baik serta kreativitas, menjadi kunci bagi DOOH sehingga mampu memaksimalkan dampak dari setiap kampanye iklan brand.
‘’Adapun beberapa brand ternama yang telah berhasil dan akan melakukan kerjasama penayangan iklan berkelanjutan bersama kami adalah: GaGa, Cathay Pacific Airways, Honkai Star Rail, ICHITAN, dan akan menyusul Kuaci Rebo,’’ urainya.
Baca Juga
Pengamat Apresiasi Pertumbuhan Kinerja BNI di Tengah Tantangan Global
Di samping itu, kata dia, DOOH juga menawarkan keunggulan kompetitifnya yaitu garansi 100% ROAS (Return On Ad Spend) dalam membantu pencapaian target brand.
“Perseroan terus berinovasi untuk dapat memberikan layanan periklanan terbaik bagi para klien/brand,’’ urainya.
Lebih lanjut DOOH menargetkan dapat meraup total omzet sebesar Rp 150 miliar pada penghujung tahun 2023.
“Dengan strategi dan keunggulan kompetitif yang dimiliki, serta analisis mendalam, kami dapat mengidentifikasi dan menjangkau konsumen potensial dengan presisi tinggi, memastikan bahwa setiap iklan mendapat perhatian yang pantas,’’ pungkas Aritonang.

