Net Buy Berlanjut, Pemodal Asing Lagi-lagi Borong Saham 4 Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 764,74 miliar, seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG), Selasa (6/2/2024), sebanyak 48,79 poin (0,68%) menjadi 7.247,41.
Net buy terbanyak didominasi saham bank papan atas, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 218,87 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 176,36 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 144,15 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 71,77 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 51,55 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 183,68 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 50,42 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 38,43 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 30,83 miliar, dan PT Era Digital Media Tbk (AWAN) Rp 15,70 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor properti 1,02%, sektor infrastruktur 1,01%, saham konsumer non primer 0,91%, sektor keuangan 0,55%, dan sektor energi 0,54%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi 1,13%, sektor transportasi 0,48%, dan saham sektor material dasar 0,15%.
Baca Juga
Saham Indointernet (EDGE) ARA Dua Hari, Manajemen Ungkap Kegiatan Ini
Di tengah penguatan IHSG, empat saham berikut mencatatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) menguat Rp 23 (34,33%) menjadi Rp 90, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 125 (25%) menjadi Rp 625, dan PT Indointernet Tbk (EDGE) melesat Rp 1.120 (25%) menjadi Rp 5.600.
Lompatan harga hingga ARA juga melanda saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAS) menguat Rp 125 (24,27%) menjadi Rp 640. Sedangkan saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) menguat Rp 720 (19,20%) menjadi Rp 4.470.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAS), PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), PT Metro Realty Tbk (MTSM), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), dan PT Golden Eeagle Energy Tbk (SMMT).

