Saham Bank Jago (ARTO) Terbang Usai Masuk MSCI, Target Harga Terlampaui
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) melesat dengan penguatan nyaris menyentuh level auto reject atas (ARA) pada perdagangan saham intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/11/2023).
Berdsarkan data BEI, saham ARTO menguat Rp 540 (23,58%) menjadi Rp 2.830. Saham ini bergerak di zona hijau sejak awal transaksi dengan level pergerakan Rp 2.310-2.850.
Baca Juga
Sepanjang November 2023 Berjalan, Cuan Bank Jago (ARTO) Capai 46%
Berdasarkan data level pergerakan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 3 Agustus 2023. Sedangkan sepanjang November 2023 berjalan, saham ARTO telah melesat dari level Rp 1.575 menjadi Rp 2.830 atau naik sebanyak 79,68%.
Penguatan saham ARTO terjadi setelah MSCI Global Standard Index dan MSCI Small Cap Indexmelakukan rebalancing konstituen indeksnya. Dampaknya saham ARTO dimasukkan dalam daftar MSCI Small Cap Indonesia.
Baca Juga
Bank Jago (ARTO) dan GOTO Luncurkan Kolaborasi Lagi, Bagaimana Pergerakan Sahamnya?
Usai pengumuman tersebut terlihat pergerakan positif saham bank digital ini. Bahkan, penguatan harga saham ARTO mengungguli sejumlah saham bank digital lainnya di BEI dalam beberapa hari terakhir.
Bahkan, harga saham ARTO telah menembus target harga yang ditetapkan Analis Ciptadana Sekuritas Erni Marsella Siahaan. Dalam riset terakhir Ciptadana Sekuritas merekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 2.800 per saham.

