IHSG Konsolidasi, Cermati Saham AKRA, BIRD, INDF dan MTEL
JAKARTA, investortrust.id – Gerak positif pasar saham yang terjadi dua hari terakhir kemungkinan terhenti hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi rawan koreksi. Titik support IHSG berada pada level 6.855, sedangkan 6.966 dipatok sebagai titik resistance.
Riset MNC Sekuritas menyebutkan potensi pelemahan IHSG di tengah penguatan bursa AS disebabkan karena pelaku pasar domestik tengah menanti keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Diketahui pada perdagangan kemarin, indeks Wall Street kompak menguat, di mana Dow Jones naik 184,2 poin atau 0,54% menjadi 34473, kemudian Nasdaq naik 215,2 poin (1,59%) ke level 13721 sedangkan S&P menguat 48,5 poin (1,10%) jadi 500.4436.
Baca Juga
Nasdaq Lanjutkan Kenaikan 3 Hari Beruntun, S&P 500 Melonjak 1,1% Dipicu Sentimen Rilis Nvidia
‘’Penguatan bursa AS didorong oleh turunnya yield AS, ditambah dengan antisipasi peningkatan kinerja dari emiten-emiten teknologi AS,’’ ujar riset MNC Sekuritas yang dikutip Kamis (24/8/2023).
Lebih lanjut disebutkan, posisi IHSG sedang berada di awal wave v pada label merah, di mana IHSG berpeluang untuk menguji area resistance di 6.966 dan apabila break area tersebut IHSG akan menguji 7.013.
‘’Namun demikian, diperkirakan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu ke rentang 6.878-6.907. Adapun titik support 6.855 dan 6.834 sedangkan resistance 6.966 dan 7.053,’’ demikian riset MNC Sekuritas.
Adapun menu saham hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham berikut:
1.AKRA – Buy on Weakness
AKRA terkoreksi ke Rp 1,315 dan disertai oleh munculnya volume penjualan. Pergerakan AKRA pun masih tertahan oleh MA20. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 1,280 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave 4.
Buy on Weakness: Rp 1,290-1,310
Target Price: Rp 1,345, 1,400
Stoploss: below Rp 1,280
2.BIRD – Buy on Weakness
BIRD menguat 1,3% ke Rp 2,280 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun pergerakan BIRD tertahan oleh MA20. Selama BIRD masih mampu berada di atas Rp 2,200 sebagai stoplossnya, maka posisi BIRD saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v].
Buy on Weakness: Rp 2,230-2,270
Target Price: Rp 2,400, 2,530
Stoploss: below Rp 2,200
Baca Juga
3.INDF – Buy on Weakness
INDF menguat 1,1% ke Rp 7,075 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan INDF pun masih cenderung sideways. Kami perkirakan, posisi INDF sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv], sehingga penguatannya cenderung terbatas.
Buy on Weakness: Rp 7,000-7,050
Target Price: Rp 7,225, 7,300
Stoploss: below Rp 6,900
4.MTEL – Buy on Weakness
MTEL terkoreksi Rp 1,4% ke 715 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi MTEL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (iii) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, koreksi MTEL akan berlanjut dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 690-710
Target Price: Rp 750, 770
Stoploss: below Rp 675

