Tahun 2024, Logisticsplus (LOPI) Bidik Kenaikan Pendapatan 25%
JAKARTA, investortrust.id - Emiten logistik, PT Logisticsplus International Tbk (LOPI), membidik pertumbuhan pendapatan sebanyak 25% menjadi Rp 100 miliar pada 2024, dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu Rp 82,55 miliar. Sedangkan labausaha tahun ini diharapkan mencapai Rp 3,29 miliar.
Sedangkan pertumbuhan pendapatan perseroan tahun lalu mencapai 15% dari Rp 71,43 miliar pada 2022 menjadi Rp 82,55 miliar pada 2023. Laba bersih justru turun dari Rp 4,76 miliar menjadi Rp 3,29 miliar.
Baca Juga
“Kalau laba, more or less, hampir sama dengan tahun lalu artinya secara presentasi,” papar Direktur Utama LogisticsPlus International (LOPI) Wahyu Dwi Jatmiko pada investortrust.id di kantor Logisticsplus, Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Guna mencapai target pertumbuhan tersebut, dia mengatakan, Logisticplus (LOPI) akan menggaet beberapa kontrak baru, seperti kerja sama dengan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) untuk ekspor pengiriman kereta api barang yang diestimasika pada September 2024 dan Maret 2025.
“Sampai tahun depan, kita merencanakan pengiriman kereta api dari China, khususnya kereta barang,” jelasnya.
Baca Juga
Logisticsplus (LOPI) Pamer Kontrak Baru Pertamina, Klien Kakap Lain Menyusul
Pekan lalu, Logisticsplus (LOPI) baru saja melakukan initial trial untuk kontrak dengan FKS Food Sejahtera (AISA) untuk distribusi makanan dan bisnis ke seluruh Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Saat ini, Wahyu memaparkan, bisnis LOPI terdiri atas 70 domestik dan 30 luar negeri. Selama ini, ekspor dari LogisticsPlus berpusat ke Middle East dan Asia, seperti China dan Jepang. “Kita impor ekspor dan domestik di industrial berat, kita sekarang hampir 70-30 domestiknya masih lebih banyak,” pungkasnya. (CR-4)

