Kabar Panas! Axiata Group dan Sinar Mas Diskusi Potensi Merger Operator Selular
JAKARTA, investortrust.id – Pemegang saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), Axiata Group Bhd tengah melakukan pembicaraan serius terkait kerja sama strategis dengan pemegang saham PT Smartfren Telecom, PT Sinar Mas Group.
Pembicaraan dua pihak pemilik operator selular yang beroperasi di Indonesia tersebut bahkan dapat mengarah pada penggabungan operasi atau merger PT XL Axiata dan PT Smartfren Telecom.
Kabar panas ini disampaikan oleh sumber Bloomberg yang mengetahui masalah tersebut.
Baca Juga
Konsensus Analis Rekomendasikan Beli Saham BNI (BBNI) Jelang Stocksplit, Berikut Target Harganya
“Pemilik PT XL Axiata dan PT Smartfren Telecom sedang bekerja sama dengan penasihat untuk membantu mempertimbangkan potensi transaksi,’’ kata sumber tersebut sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (5/9/2023).
Opsi lain yang dipertimbangkan dapat mencakup perjanjian berbagi jaringan dan kemitraan, kata sumber tersebut.
Disampaikan bahwa, pembicaraan kedua pihak masih dalam tahap awal dan belum ada kepastian bahwa kesepakatan apapun akan terjadi.
Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengatakan bahwa ia akan menunggu dan melihat perkembangan pembicaraan, sementara seorang perwakilan Sinar Mas menyampaikan permintaan tersebut kepada Smartfren.
Baca Juga
Sempat Sentuh 7.014, IHSG Sesi I Berbalik Turun Tipis, GTBO Tercuan
Sementara perwakilan dari XL Axiata mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengomentari soal spekulasi ini.
Meski begitu, juru bicara EXCL menyampaikan, pihaknya selalu mencari kolaborasi dan kemitraan strategis, dan berharap untuk tumbuh secara berkelanjutan di seluruh wilayah geografisnya.
Pembicaraan baru antara Axiata dan Sinar Mas akan mengikuti upaya-upaya lain yang gagal pada tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai catatan, EXCL memiliki 58 juta pelanggan di Indonesia per 30 Juni. Dari sisi pemegang saham, Axiata Malaysia menguasai sekitar 66% saham perusahaan ini.
Adapun Smartfren, merupakan anak Sinar Mas yang memiliki 36 juta pelanggan pada akhir tahun 2022.

