Bagikan

Top! Laba Dharma Polimetal (DRMA) Melambung 107% hingga September 2023

JAKARTA, Investortrust.id PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mencetak lonjkana laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 107,81% menjadi Rp 519,41 miliar hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 249,94 miliar.

Manajemen Dharma Polimetal (DRMA) melalui publikasi laporan keuangan hingga kuartal III-2023, Rabu (25/10/2023), menyebutkan kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pesat penjualan perseroan dari Rp 2,65 triliun hingga kuartal III-2022 menjadi Rp 4,24 triliun sampai kuartal III-2023. 

Baca Juga

Dharma Polimetal (DRMA) Akan Menikmati Pertumbuhan Paling Pesat

Perseroan juga mencatatkan lompatan laba usaha hampir 100% dari Rp 346,71 miliar menjadi Rp 683,09 miliar. Sedangkan laba bersih untuk periode berjalan naik dari Rp 251,74 miliar menjadi Rp 530,08 miliar. 

Lompatan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham DRMA melesat dari Rp 53 menjadi Rp 110 pada kuartal III-2023. Sedangkan kemarin, saham DRMA ditutup di level Rp 1.335.

Sebelumnya, Riset Samuel Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa emiten komponen otomotif ternama, DRMA, akan menikmati tingkat pertumbuhan paling pesat sepanjang tahun ini. Hal ini dipengaruhi sejumlah aksi yang telah direalisasikan, antara lain akuisisi perusahaan terkait dan ekspansi pada proyek-proyek strategis baru. 

Baca Juga

Komisaris Ini Aktif Borong Saham Dharma (DRMA), Simak Terget Harganya

Analis Samuel Sekuritas Ashalia Fitri dan Pebe Peresia mengatakan, volume penjualan otomotif nasional bertumbuh usai Lebaran yang diharapkan berimbas terhadap peningkatan permintaan suku cadang yang diproduksi Dharma Polimetal (DRMA).

Setidaknya terdapat tiga faktor pendorong melesatnya pertumbuhan Dharma Polimetal tahun ini. Pertama,  mulaiterkonsolidasinya hasil akuisisi PT Trimitra Chitrahasta (TCH) dengan target kontribusi pendapatan senilai Rp 700 miliar tahun ini. Sebagaimana diketahui, DRMA sebelumnya telah menuntaskan akusisi sebanyak 72,75% saham TCH dari Kuroda Group Co Ltd asal Jepang.

“Lompatan kinerja keuangan perseroan juga bakal didukung oleh beroperasinya pabrik baru untuk memproduksi komponen suspension member bagi Toyota New Yaris Cross,” ujarnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Baca Juga

Terbitkan 240 Juta Saham, Archi (ARCI) Gelar MESOP

Selain faktor tersebut, Samuel Sekuritas menyebutkan, Dharma Polimetal (DRMA) akan mendapatkan keuntungan dari dimulainya ekspansi ke industri kendaraan listrik (electric vehicle, EV) melalui produksi komponen, seperti battery packdan charging station.Aksi ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero) dan pabrikan sepeda motor listrik.

Hal ini mendorong Samuel Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli saham DRMA dengan target harga Rp 1.900.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024