Usai Tebar Dividen Rp 38,95 Miliar, MBTO Optimistis Raih Pendapatan Rp 500 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten kosmetik dan perawatan kecantikan PT Martina Berto Tbk (MBTO) mengumumkan telah membagikan dividen interim tunai Rp 38,95 miliar atas perolehan kinerja periode Juni 2023.
Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk (MBTO) Tbk, Brian David Emil mengatakan, pembagian dividen interim dilakukan pada 23 Oktober 2023.
“Pelaksanaan Pembagian Dividen Interim Tunai oleh Perseroan, tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan, Selasa (24/10/2023).
Baca Juga
Aksi Senyap, Keluarga Taipan Eddy Sugianto Terus Tambah Saham MAHA
Tahun ini Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 39% menjadi Rp 500 miliar. Perseroan. Brian bilang, pihaknya optimistis bisa mencapai target tersebut dengan menurunkan COGS dari 63,04% menjadi 61,17%, meningkatkan efektvitas biaya pemasaran dari 23,85% menjadi 19,17% dan biaya umum dari 21,15% menjadi 14,89%.
“Sehingga diharapkan bisa mendapatkan laba bersih usaha Rp 23 miliar dari kerugian Rp 26 miliar di tahun 2022 untuk bisa meraih EBITDA dari minus Rp 8 miliar menjadi positif Rp 37 miliar,” paparnya dalam paparan public belum lama ini.
Baca Juga
Lebih lanjut dikatakan, untuk memperbaiki kinerja di tahun 2023, Perseroan akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan image brand antara lain Sariayu Martha Tilaar, Biokos, dan Rudy Hadisuwarno Cosmetics, rejuvinasi pada desain kemasan, inovasi, dan reformulasi produk yang tetap mengusung konsep Clean Beauty, investasi pada media digital dan meningkatkan penjualan online, perbaikan di bagian manufaktur, rantai pasok, purchasing, hingga konsolidasi akuntansi keuangan.
Selain itu, Perseroan juga mempertajam strategi untuk pemasaran dan multi-distributor yakni dengan Tiga Raksa dan Penta Valent, serta yang terbaru dengan PT Parit Padang Global. MBTO juga berusaha mempertahankan dan memperkuat penjualan melalui PT Tara Parama Semesta (TPS) yang mengelola gerai Martha Tilaar Shop (MTS) dan penjualan online, serta unit usaha PT Cedefindo (anak perusahaan MBTO) yang bergerak di bidang contract manufacturing.

