Bos Tugu Insurance Pamer Likuiditas Saham TUGU Usai Stock Split
JAKARTA, Investortrust.id – Manajemen PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance (TUGU) mengklaim, kinerja saham Perseroan mencatat pertumbuhan pasca stock split dengan rasio 1:2 pada 15 Mei 2023 lalu.
Presiden Direktur Tugu Insurance, Tatang Nurhidayat menyebut, kinerja saham yang baik di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan menujukan keyakinan pelaku pasar terhadap kinerja keuangan Perseroan.
"Kinerja saham TUGU masih memberikan return yang cukup baik,’’ ujar Tatang dalam acara Public Expose 2023 yang digelar via Zoom, Senin (11/12/2023).
Baca Juga
Pasar Saham Rebound, Asuransi MAG Cetak Pertumbuhan Hasil Investasi 38,19%
Lebih lanjut, Tatang menjelaskan, liquiditas saham TUGU di pasar sekunder mengalami peningkatan setelah aksi korporasi stock split yang dilakukan perusahaan pada Mei 2023.
"Dan menjadi salah satu saham asuransi umum kinerja terbaik," imbuhnya. Pada penutupan perdagangan pasar saham, Senin (11/12/2023), saham TUGU tercatat berada di level Rp 1.020 per saham, turun 5,12% dari harga saham pada penutupan sehari sebelumnya.
Sebagai catatan, harga saham TUGU sebelum stock split sebesar Rp2.250 per saham. Setelah dipecah menjadi 2, harga teorities saham TUGU menjadi Rp1.125. (CR-2)

