Bank Milik Hary Tanoe (BABP) Pamer Laba Rp 57,97 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten milik taipan Hary Tanoesoedibjo, PT Bank MNC Internasional Tbk MNC Bank (BABP) mencatatkan laba bersih Rp 57,97 miliar per kuartal III-2023, tumbuh 0,80% year on year (yoy) dari Rp 57,51 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Pertumbuhan juga tampak dari total aset sebesar 13,06% yoy menjadi Rp 17,35 triliun pada kuartal III tahun ini, dibandingkan Rp 15,35 triliun pada kuartal III 2022.
Dari sisi ekuitas tercatat naik 49,06% yoy menjadi Rp 3,56 triliun di kuartal III-2023, dari Rp 2,39 triliun di kuartal III-2022. Sedangkan liabilitas tercatat naik 6,42% yoy menjadi Rp 13,79 triliun.
Baca Juga
Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna, mengatakan, peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 3,09% yoy dari Rp 12,09 triliun menjadi Rp 12,47 triliun pada kuartal III 2023.
Kenaikan DPK tersebut berasal dari deposito sebesar Rp 9,25 triliun pada kuartal III 2023 atau menguat 7,25% yoy dibanding kuartal III 2022 sebesar Rp 8,62 triliun.
Giro juga tercatat tumbuh 1,69% yoy menjadi Dari sisi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), rasio kecukupan modal Perseroan meningkat menjadi 31,55% pada kuartal III-2023 dibanding 20,14% pada kuartal III-2022.
“Meskipun kuartal III 2023 ini banyak dipenuhi tantangan, MNC Bank mampu mencatatkan pertumbuhan aset dan menjaga kualitas kredit pada level yang optimal. Hal ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus memberikan hasil yang konsisten kepada nasabah dan para pemegang kepentingan lainnya,” kata Rita dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga
Sektor Manufaktur RI Masih Ekspansif di Tengah Gejolak Global
Pada layanan keuangan digital, MNC Bank memiliki MotionBank sebagai aplikasi layanan perbankan digital yang dapat memenuhi kebutuhan transaksi keuangan sehari-hari.
Sampai dengan kuartal III 2023, MotionBank mencatat pertumbuhan jumlah pengguna sebesar 11,06% yoy, jumlah transaksi 6,37% yoy, dan nominal transaksi 1,03% yoy.
Sebelumnya BABP telah mendapat restu pemegang saham untuk melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu X (PMHMETD) atau right issue dengan menerbitkan sebanyak 13,50 miliar saham Seri B, dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Saham ini ditawarkan dengan harga Rp 75 per saham atau sebesar 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah rights issue. Melalui aksi korporasi ini, penambahan modal atau rights issue BABP bisa mencapai Rp 1,01 triliun.
Saham-saham yang ditawarkan seluruhnya merupakan saham yang berasal dari portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara, pemegang saham pengendali BABP yakni PT MNC Kapital Indonesia Tbk telah menyatakan tidak melaksanakan seluruh penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) X tersebut.

