Sepekan Melesat 25%, Saham GOTO Memimpin Perdagangan di BEI
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berbalik melemah pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/11/2023). Padahal, saham teknologi ini sempat melesat Rp 6 (8,45%) menjadi Rp 77 pada penutupan perdagangan sesi I. Namun pada penutupan sesi II, saham GOTO berbalik terkoreksi Rp 1 menjadi (1,41%) Rp 70.
Baca Juga
GOTO Melesat 35,71% dalam Lima Hari, Patrick Walujo Akhirnya Cuan Banyak
Meskipun turun di hari terakhir pekan ini, penguatan harga saham GOTO masih tergolong tinggi dari Rp 56 menjadi Rp 70 atau menguat sebanyak 25% selama sepekan. Sedangkan penurunan saham GOTO akhir pekan ini dipicu aksi ambil untung sejumlah investor setelah terjadi kenaikan selama empat hari berturut-turut.
Dari sisi transaksi hari ini, GOTO tercatat sebagai bintang sepanjang hari ini setelah berhasil menduduki peringkat teratas untuk top value, volume dan frequency. Tercatat nilai transaksi saham ini Rp 913,89 miliar sepanjang hari ini dengan volume transaksi mencapai 123,57 juta lot saham.
Terkait prospek saham GOTO, sejumlah analis mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga masih tinggi. Di antaranya, BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 98. Target harga tersebut telah mememasukkan seluruh sentimen negatif terhadap saham GOTO dan memperkiran seluruh strategi yang diterapkan dapat membawa GOTO menuju profitabilitas.
Baca Juga
Rekomendasi beli juga datang dari analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipa. Saham GOTO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 125. Saat ini, saham GOTO ditransaksikan pada EV/sales tahun 2024 sekitar 2,6 kali atau berada di bawah pesaingnya Grab.
Analis Mandiri Sekuritas Adrian Joezer dan Jennifer Audrey Harjono juga mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target hargaRp 130 per saham.
