Spending Segmen Menengah-Atas Tetap Kuat, Begini Target Saham MAPI dan MAPA
JAKARTA, investorstrust.id – BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli dua saham ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan PT MAP Active Tbk (MAPA). Rekomendasi tesebut mempertimbangkan outlook pertumbuhan penjualan yang berlanjut hingga tahun ini.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Sabela Nur Amalina dan Natalia Sutanti merekomendasikan beli saham MAPI dengan target harga Rp 2.400. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan PE tahun ini sekitar 16,7 kali.
Baca Juga
Saham Mitra Adiperkasa (MAPI) Direkomendasikan Beli, Simak Analisa Ini
Sedangkan saham MAPA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.270. Target harga tersebut mempertimbangkan outlook pertumbuhan kuat tahun ini dengan ROE yang solid. Target tersebut juga mempertimbangkan perkiraan PE tahun ini sekitar 20 kali.
Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa MAPI merupakan perusahaan ritel terbesar di Indonesia dengan variasi brand yang dijual beragam mulai makanan-miniman hingga toko-toko khusus yang menargetkan pasar menengah atas.
“Kami memperkirakan segmen konsumen menengah atas akan tetap mempertahankan kebiasaan spending di tengah daya beli resilens. Hal ini akan menjadi keuntungan bagi MAPI,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Pertumbuhan MAPI juga didukung atas gencarnya ekspansi jaringan toko yang diharapkan membuat luas gerai perseroan bertambah sebanyak 9,3% tahun ini. Ekspansi terbesar pembukaan toko khusus dan penambahan toko di luar negeri.
Baca Juga
Sementara itu, MAPA tercatat sebagai retailer sports terbesar di Indonesia yang sudah terbukti mampu mempertahankan pertumbuhan dan catatan baik. Rata-rata pertumbuhan tahunan laba bersih perseroan tahun 2019-2023 telah mencapai 21,4%.
“Kami memperkirakan peningkatan penjualan alat-alat kebutuhan olah raga akan terus bertumbuh yang diharapkan berimbas positif terhadap performa MAPA,” tulisnya.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan rata-rata pertumbuhan tahunnan laba bersih MAPA mencapai 18,3% kurun waktu 2023-2025. Pertumbuhan didukung penambahan area dan produktivitas toko.

