Emiten Hary Tanoe (KPIG) Gelar Private Placement Rp 886,88 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Land Tbk (KPIG) mengumumkan rencana aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis, Rabu (22/11/2023), Manajemen PT MNC Land Tbk memaparkan, dalam rangka private placement, Perseroan akan menerbitkan sebanyak 8.868.829.933 saham baru, dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
Sedangkan harga pelaksanaan private placement sebesar Rp 100 per saham, sehingga nilai aksi korporasi ini mencapai Rp 886,88 miliar.
Baca Juga
Delta Dunia (DOID) Gelar Program MESOP Senilai Rp 291 Miliar
“Rencana private placement telah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Juni 2023 dan telah disampaikan dalam pengumuman keterbukaan informasi kepada publik pada 26 Juni 2023,” papar Manajemen PT MNC Land Tbk.
Pelaksanaan PMTHMETD dijadwalkan pada 28 November 2023, sedangkan pemberitahuan hasil PMTHMETD akan dilakukan pada 30 November 2023.
Baca Juga
Disampaikan, sebelum private placement, jumlah saham KPIG tercatat sebanyak 88.688.299.330 dan setelah aksi korporasi ini maka saham KPIG akan mencapai 97.557.129.263 lembar.
Kinerja Kuartal III
PT MNC Land Tbk mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 1,05 triliun per kuartal III-2023, tumbuh 39,8% year-on-year (yoy) dari Rp 748,9 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Kontribusi utama pendapatan Perseroan diperoleh dari segmen hotel dan resor sebesar 55,8% dari total pendapatan, disusul oleh manajemen properti dan jasa lainnya dengan 30,5%, sewa ruang perkantoran 13,1%, serta apartemen dan properti lainnya sebesar 0,6%.
Segmen hotel dan resor menghasilkan kenaikan tertinggi sebesar 100,2% yoy, dari Rp291,9 miliar pada 9M-2022 menjadi Rp584,5 miliar pada kuartal III-2023.
Perseroan mencatatkan pertumbuhan EBITDA yang melonjak 63,6% yoy dari Rp 126,5 miliar pada kuartal III-2022 menjadi Rp 206,9 miliar pada kuartal III-2023.
Semua hal di atas meningkatkan laba bersih Perseroan menjadi Rp 308,7 miliar pada akhir September 2023 atau melesat 376,3% yoy dari Rp 64,8 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan berhasil mencatatkan margin keuntungan yang sehat sebesar 29,5%.

