IPO untuk Ekspansi, EcoCare Indo Pasifik Ingin Perluas Bisnis ke Kota Tier 2 dan 3
JAKARTA, investortrust.id – PT EcoCare Indo Pasifik (HYGN) akan melakukan ekspansi dan perluasan bisnis ke kota-kota tier 2 dan 3 pasca penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Group Chief Executive Officer PT Ecocare Indo Pasifik, Wincent Yunanda mengatakan, ekspansi ditempuh Perseroan dengan menggunakan dana hasil IPO.
’’Langkah ekspansi ini akan mempercepat pertumbuhan kinerja perseroan secara berkelanjutan,” urai Wincent dikutip dari keterangan resmi yang diterima redaksi investortrust, Senin (22/01/2024)
Melalui IPO, Perseroan menerbitkan dan menawarkan sebanyak 525 juta lembar saham atas nama dengan nilai nominal Rp 20 per saham.
Baca Juga
Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Perseroan disebutkan, jumlah saham yang dilepas mewakili 20,79% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO.
Saat ini, sejak 19 Januari hingga 24 Januari 2024, Perseroan menggelar masa penawaran awal saham atau bookbuilding dengan kisaran harga penawaran Rp 135 hingga Rp 145 per saham.
Dengan begitu Perseroan berpotensi meraup dana hasil IPO Rp 70 miliar hingga 76 miliar. Sebagai catatan, pada periode Juli 2023, portofolio tahunan Perseroan di 3 bidang usaha yang digeluti mencapai Rp 220 miliar.
Lebih lanjut Wincent Yunanda mengatakan, dana hasil IPO juga akan digunakan untuk memperkuat pendukung digital Perseroan, khususnya yang terkait dengan layanan pelanggan. Perseroan juga akan berinvestasi pada rangkaian unit higienitas premium/khas sebagai upaya meningkatkan layanan kepada pelanggan.
Baca Juga
Ecocare Indo Pasifik Gelar Bookbuilding, Dana IPO untuk Beli Gudang
“Kami menyadari meningkatnya permintaan untuk semua segmen bisnis kami, seiring dengan terus berlanjutnya kesadaran akan jasa higienitas dan sanitasi untuk bangkit setelah pandemi, maka kita harus memposisikan diri untuk memanfaatkan tren jangka panjang dan berkelanjutan ini,” katanya.
Sebagai catatan, PT Ecocare Indo Pasifik didirikan pada tahun 2007. Perusahaan ini telah berkembang menjadi pelopor dalam industri layanan jasa higienitas dan sanitasi, memelepori praktik berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan bersih bagi masyarakat Indonesia.
Model bisnis HYGN berpusat pada tiga sektor usaha: layanan jasa higienitas dan sanitasi melalui merek ecoCare, layanan pengendalian hama melalui merek pestCare, dan layanan kebersihan melalui merek TukangBersih.
”HYGN secara aktif berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat dengan menekankan pentingnya sanitasi yang baik dan pengendalian hama. Menyadari dampak besar lingkungan yang bersih dan bebas hama terhadap kesejahteraan secara keseluruhan, Perusahaan telah melakukan inisiatif untuk meningkatkan kesadaran dan berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat di luar tempat usahanya,’’ imbuhnya.
Bisnis inti HYGN terletak pada segmen layanan jasa higienitas dan sanitasi yang dimulai pada tahun 2007. Perusahaan kini menjadi pemain utama di bisnis ini, dengan perkiraan pangsa pasar lebih dari 30%, bersaing langsung dengan Perusahaan Multi-Nasional.
’’Kami hadir di lebih 20 kota di seluruh indonesia, melayani lebih dari 10.000 klien. Bisnis inti ini memiliki tingkat retensi yang tinggi selama bertahun-tahun, dan membantu menghasilkan, mengalir pendapatan yang konsisten dan berulang,’’ imbuhnya.
Pada saat yang sama, segmen pengendalian hama yang relatif baru merupakansegmen dimana perusahaan melihat potensi yang sangat besar. Dengan pendekatan strategis, Perusahaan mempunyai tujuan memanfaatkan potensi ini dan mempertahankan pertumbuhannya dalam industri yang dinamis dengan memanfaatkan jangkauan, sinergi, dan efek jaringan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang pesat.
Untuk layanan kebersihan, selain layanan kebersihan biasa, HYGN memiliki aplikasi B2C dan web sendiri di tukangbersih.com di mana pelanggan dapat dengan mudah memesan petugas kebersihan secara digital.
”Model bisnis jasa higienis tangguh yang dimiliki Perusahaan melibatkan pembelian peralatan higienitas yang strategis seperti pengharum ruangan, door mats, sanitary bin, dan lainnya, kemudian menyewakannya kepada klien kami,’’ kata Wincent.

