Pantau! Potensi Cuan Saham Surya Semesta (SSIA) Bisa 61%, Begini Pertimbangannya
JAKARTA, invesotrust.id – Target harga saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) masih menggiurkan dengan potensi penguatan sebanyak 61,9%, dibandingkan harga penutupan saham kemarin. Target tersebut mempertimbangkan penguatan segmen hotel, konstruksi, dan penjualan lahan industri.
RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham SSIA dengan target harga Rp 680. Dengan harga penutupan saham SSIA level Rp 420 kemarin, terbuka potensi kenaikan harga hingga 61,9%.
Baca Juga
Saham Empat Bank Besar Ini Menggiurkan, Berikut Target Harga Terbarunya
RHB Sekuritas mengurai faktor pembuat saham SSIA layak dipertahankan beli dengan target harga tersebut, yaitu terjadi pemulihan sektor bisnis hotel dan konstruksi perseroan. Hal ini ditandai dengan lonjakan pendapatan sebanyak 77,6% segmen hotel and sebanyak 12,5% untuk segmen konstruksi.
“Kami memperkirakan segmen hotel perseroan akan mencapai puncak okupansi pada Oktober-November sebelum Desember mengalami penurunan,” tulis analis RHB Sekuritas Indonesia Ryan Santoso dalam riset yang diterbitkan beberapa hari lalu.
Baca Juga
Saham Barito Renewable (BREN) Lagi-lagi Melesat, Market Cap Bakap Salip BRI (BBRI)?
Begitu juga dengan segmen bisnis konstruksi melalui anak usahanya PT Nusa Rara Cipta Tbk (NRCA). Menurut dia, berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 2,3 triliun sampai September 2023. Angka tersebut telah berada di atas target tahun ini Rp 2,2 triliun.
Sedangkan penjualan segmen bisnis Kawasan industri, menurut dia, tergolong rendah dengan marketing sales dari Subang Smartpolitan baru mencapai 2 hektare atau Rp 31 miliar. Rendahnya penjualan dipicu atas akses yang belum memadai menuju Kawasan tersebut.
Namun dalam jangka panjang, dia mengatakan, segmen penjualan lahan industry ini akan bertumbuh signifkan sejalan dengan pembangunan ruas tol Patimban yang terhubung dengan kawasan industri tersebut. Hal ini akan mengerek marketing sales Smartpolitan tahun 2024.
Baca Juga
IHSG Sesi I Dilanda Profit Taking, Saham PSDN, PEGE, dan TNCA Melesat
Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SSIA dengan target harga Rp 680. Target tersebut juga mempetimbangkan lompatan laba bersih perseroan menjadi Rp 408 miliar tahun ini dan menjadi Rp 675 miliar pada 2025, dibandingkan tahun lalu Rp 176 miliar.

