Saham Petrosea (PTRO) Melesat 50% dalam 2 Hari, Bakal Ikuti Tren Kenaikan Saham Emiten Prajogo?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) berhasil mencatatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) dalam dua hari terakhir atau setelah orang kepercayaan Prajogo Pangestu menduduki sejumlah kursi direksi dan komisaris PTRO.
Baca Juga
PTRO Rombak Komisaris dan Direksi Jelang Akuisisi Prajogo Pangestu, Haji Robert Lengser!
Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PTRO pada Senin (4/12/2023) memutuskan pengangkatan Dirut PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Michael menjadi Dirut PTRO. Selain itu, RUPSLB mengangkat Kartika Hendrawan menjadi direktur PTRO dan Erwin Ciputra ditempatkan sebagai komisaris baru PTRO.
Sedangkan berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan sesi I, Rabu (6/12/2023), saham PTRO telah melesat dari Rp 4.200 menjadi Rp 6.300 atau terjadi lonjakan sebanyak 50%. Bahkan, lompatan PTRO mulai mengekor terhadap saham-saham emiten Prajogo Pangestu lainnya.
Baca Juga
Kekayaan Prajogo Melesat Jadi US$ 51 Miliar Didukung Lompatan Saham Ini
Berdasarkan data masuknya tiga orang kepercayaan Prajogo tersebut sejalan dengan rencana Petrindo Jaya (CUAN) mengakuisisi sebanyak 34% saham PTRO. CUAN melalui anak usahanyaPT Kreasi Jaya Persada (KJP) telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat pada 7 November 2023 dengan pemegang saham pengendali PTRO, PT Caraka Reksa Optima (CRO). KJP berniat membeli sebanyak 34% saham PTRO dari CRO. Usai aksi iniKJP akan menjadi pengendali baru PTRO.
Berdasarkan data registrasi pemegang efek, PT Caraka Reksa Optima bertindak sebagai pengendali saham PTRO dengan kepemilikan 65,10%. Sisanya dikuasai PT Sentosa Bersama Mitra dengan menggenggam 18,85% saham PTRO.

