Petrindo (CUAN) Kantongi Kredit Rp 940 Miliar dari BNI untuk Akuisisi PTRO
JAKARTA, investortrust.id – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp 940 miliar dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Fasilitas pinjaman ini digunakan CUAN untuk mengakuisisi 342,92 juta lembar saham atau mewakili sekitar 34% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh PT Petrosea Tbk (PTRO). Akusisi saham PTRO dilakukan CUAN melalui anak usahanya, PT Kreasi Jasa Persada (KJP).
“Sumber dana yang dipergunakan untuk melaksanakan pengambilalihan PTRO oleh KJP berasal dari pinjaman BNI yang diperoleh Perseroan. Dana tersebut selanjutnya akan disetorkan oleh Perseroan kepada KJP sebagai bentuk peningkatan modal,” tulis Direksi PTRO dalam keterbukaan informasi yang dikutip, Minggu, (11/02/2024).
Baca Juga
Usai Akuisisi 34% saham Petrosea (PTRO), Petrindo Jaya (CUAN) Lanjut Tender Offer
CUAN akan meminta persetujuan pemegang saham independen terkait akuisisi PTRO dalam RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan, Senin, 12 Februari 2024, pada pukul 14.00 WIB, di Wisma Barito Pacific Jakarta.
Lebih lanjut dikatakan, rencana transaksi yang akan dilakukan oleh KJP merupakan strategi jangka panjang KJP sebagai bagian dari grup Perseroan yang bertujuan untuk menambah aset KJP dan Perseroan, memperluas jaringan usaha, serta sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang grup Perseroan untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi.
Selain itu, rencana transaksi diharapkan akan meningkatkan kinerja operasional menjadi lebih efisien dan efektif dengan mengintegrasikan operasi serta memperkuat portofolio bisnis KJP dan Perseroan di sektor pertambangan batu bara, emas, nikel, gas, dan infrastruktur yang telah beroperasi penuh.
Baca Juga
Libur Imlek, Jasa Marga Catat 127 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui GT Cikampek Utama
“Dengan pengambilalihan PTRO, Perseroan dan KJP akan mendapatkan banyak keuntungan bagi pengembangan kegiatan usaha Perseroan, antara lain, dapat memperluas jaringan dan mitra usaha di bidang pertambangan, mendapatkan revenue/pendapatan tambahan (berupa dividen) dari PTRO, dan membantu tercapainya target Perseroan untuk menjadi perusahaan pertambangan yang terintegrasi," urai Manajemen CUAN.
Selain itu, transaksi ini diyakini memperoleh akses untuk mendapatkan pengetahuan dari tenaga ahli di bidang jasa pertambangan yang dimiliki PTRO.
‘’Rencana transaksi diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan dukungan positif terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan serta untuk mencapai target Perseroan agar terciptanya sinergi terbaik yang dapat memperkuat posisi Perseroan sebagai salah satu perusahaan di bidang pertambangan yang terintegrasi di Indonesia,” urai Manajemen.

