Nusantara Sejahtera (CNMA) Berharap dari Film Lokal, Prospek Sahamnya Menarik
JAKARTA, investortrust.id – Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) dengan target harga Rp 315. Target tersebut mempertimbangkan peningkatan minat masyarakat terhadap produksi film besutan local.
Nusantara Sejahtera Raya (CNMA) merupakan pengelola jaringan bioskop The Premiere, Cinema XXI, dan Cinema 21 di 225 bioskop di 55 kota di Indonesia.
Baca Juga
Proyeksi Kinerja Nusantara Sejahtera (CNMA) Dipangkas, Sahamnya masih Menarik?
Berdasarkan data, perseroan berhasil memutar sebanyak 10 judul film sepanjang kuartal IV-2023 dengan penjualan tiket lebih dari 1 juta penonton. Tambahan tersebut diperkirakan membuat total penjualan tiket perseroan lebih dari 83 juta sepanjang tahun lalu.
“Berdasarkan hasil pelacakan kami dari 10 judul film yang tayang di jaringan bioskop perseroan sepanjang kuartal IV-2023 berhasil menarik penonton lebih dari 1 juta orang. Sebanyak 8 dari 10 judul tersebut merupakan film local,” tulis riset Mandiri Sekuritas di Jakarta, kemarin.
Film local berhasil menjadi bantalan bagi perseroan di tengah penurunan produksi film Hollywood tahun lalu. Film local juga diharapkan kembali menjadi andalan perseroan tahun 2024, mengingat pengumuman Hollywood yang menunda pemutaran 5 film baru tahun 2024 menjadi tahun 2025.
Baca Juga
Laut Merah Bisa Naikkan Biaya Ekspor Mayora (MYOR), Bagaimana Sahamnya?
“Kami meyakini peningkatan popularitas film lokal akan mendukung pertumbuhan penjualan tiket perseroan sepanjang tahun ini, meskipun hal tersebut bisa berdampak terhadap rata-rata harga tiket bioskop perseroan dan akhirnya menekan pendapatan,” tulisnya.
Mandiri Sekuritas mencatatkan sebanyak 19 judul film lokal berhasil ditayangkan pada 2023 dengan keberhasilan menarik minat lebih dari 1 juta penonton. Produksi tersebut memecahkan rekor tahun 2019 dengan 15 judul film. Keberhasilan ini memperkuat keyakinan produksi film lokal akan kembali melesat tahun ini.
Baca Juga
Cinema XXI (CNMA) Listing di BEI, Kantongi Dana Rp 2,25 Triliun
Terkait produksi pemutaran film Holywood tahun ini, dia mengatakan, dipastikan lima judul film baru yang rencananya tayang 2024 diundur menjadi tahun 2025, seperti Captain America, Blade, Avatar, dan Mission Impossible 8. Hal ini akan memaksa perseroan untuk gencar menjajaki produk film dalam negeri.
Mandiri Sekuritas menambahkan CNMA akan mendapatkan sentimen positif dari 22 hari libur nasional tahun 2024 dengan harapan menaikkan jumlah penonton. Hal ini juga bisa menjadi bantalan penundaan pemutaran 5 film Hollywood tahun ini.

