Resmi Listing, Harga Saham Anugerah Spareparts (AEGS) Naik 6%
JAKARTA, investortruts.id - Produsen komponen kendaraan bermotor PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin pagi (11/9/2023).
AEGS tercatat sebagai emiten ke-66 yang listing di BEI sepanjang tahun 2023.
Sesaat setelah tercatat di papan pengembangan Pukul 09.10, saham AEGS terpantau mengalami kenaikan 6% menjadi Rp 106 per saham.
Jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 400 ribu lembar saham biasa atau 39,76% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan nilai nominal Rp50 setiap saham.
Harga pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) ditetapkan Rp 100 per saham, sehingga dana yang diraup mencapai Rp 40 miliar.
Baca Juga
Duet Eksekutif Milenial Anugerah Spareparts (AEGS) Bidik Pertumbuhan Laba 65%
Direktur Utama AEGS, Oey Johan Sinatra Sumawi mengatakan, perolehan pendanaan melalui mekanisme IPO diyakini akan mendukung penguatan kinerja operasional maupun kinerja keuangan AEGS pada tahun-tahun mendatang.
“Kami memproyeksikan kinerja keuangan pada tahun ini akan mengalami pertumbuhan secara signifikan dan berlanjut pada tahuntahun berikutnya,” tegas Johan.
Mengacu pada Prospektus IPO AEGS, sebesar Rp10,31 miliar dari dana hasil penawaran umum ---setelah dikurangi biaya-biaya emisi--- akan digunakan oleh Perseroan untuk pembelian lahan beserta bangunan pabrik, kantor dan gudang yang ada di atasnya.
Sedangkan, senilai Rp1,27 miliar akan digunakan untuk pembangunan gudang baru di atas lahan yang telah dibeli tersebut, sebesar Rp3,66 miliar akan digunakan untuk belanja modal pabrik penunjang operasional dan sisanya untuk modal kerja AEGS.
Target 2023
Pada Tahun Buku 2023, penjualan AEGS diperkirakan mencapai Rp33 miliar atau setara dengan pertumbuhan 19,48 persen dibanding setahun sebelumnya yang sebesar Rp27,65 miliar. Sedangkan, laba bersih tahun ini diproyeksikan melambung 66 persen menjadi Rp1,37 miliar dari capaian di Tahun Buku 2022 senilai Rp825,88 juta.
Bahkan, kata Johan, laba bersih untuk Tahun Buku 2024 bisa mencapai Rp3,05 miliar atau melesat 122,63 persen dibanding proyeksi laba bersih 2023 yang sebesar Rp1,37 miliar. Proyeksi laba bersih pada tahun depan tersebut akan ditopang perolehan penjualan yang diperkirakan mencapai Rp50 miliar atau bertumbuh 51,52 persen (year-on-year).
“Pada tahun ini, EBITDA kami bisa mencapai Rp4,44 miliar, sedangkan untuk Tahun Buku 2024 diproyeksikan Rp7,13 miliar,” ungkapnya.
Baca Juga
Peluang IHSG Terbuka, Saham ADHI, ISAT, dan SMGR Layak Dikoleksi
Johan optimistis proyeksi kinerja keuangan tersebut bisa terealisasi sesuai guidance Perseroan, karena saat ini AEGS memiliki keunggulan kompetitif terkait penguasaan pasar online.
“Kami menyadari para pelanggan mulai beralih dari pembelian offline store ke online store. Melalui jalur distribusi ini, kami dapat menjangkau pangsa pasar online store, sehingga Perseroan tidak kehilangan pelanggan yang mulai beralih ke online store,” papar Johan
Saat ini AEGS tercatat memiliki 1.100 distributor. Komposisi Direksi AEGS yang ditempati figur berusia muda tentunya terbilang lebih melek teknologi digital. Sehingga, kecakapan di bidang ini akan semakin meningkatkan perdagangan produk AEGIS secara ritel maupun grosir melalui ecommerce.
Perlu diketahui, saat ini Oey Johan Sinatra Sumawi berusia 35 tahun, sedangkan Jeihan Sumawi Putra sebagai Direktur AEGS berusia 30 tahun.

