IHSG Memasuki Supply Zone Dua, Hindari Saham ENRG, INDF, dan MIKA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/11/2023), tengah memasuki supply zone kedua dengan resisten 6.900. Hal ini setelah indeks berhasil ditutup rebound signifikan menembus supply zone pertama.
Baca Juga
Melambung 2.638,63%, Saham Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Ini Kembali Disuspensi
IHSG kemarin berakhir dengan lompatan 89,99 poin (1,33%) menjadi 6.878,84. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 269,44 miliar di seluruh pasar dengan tiga terbesar saham BBCA, GOTO, dan AMMN.
Bursa Wallstreet juga ditutup melambung kemarin dengan penguatan tertinggi melanda indeks Nasdaq dengan kenaikan 0,30%, indeks Dow Jones melesat 0,10%, dan indeks S&P500 menguat sebanyak 0,18%.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi Saham Kota Satu (SATU), Harga Bakal Lanjut Naik?
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya merekomendasikan trading buy tiga saham hari ini, yaitu saham CPIN dengan rentang pergerakan Rp 4.980 – 5,975, ELSA dengan rentang pergerakan Rp 400 – 470, dan saham AKRA dalam rentang Rp 1.400 – 1.600.
Sebaliknya ketiga saham berikut direkomendasikan sell dengan potensi penurunan harga sepanjang perdagangan hari ini, yaitu saham ENRG dengan rentang pergerakan Rp 220 – 250, INDF dengan rentang pergerakan Rp 6.175 – 6.700, dan MIKA dengan rentang pergerakan Rp 2.530 – 2.780.

