Kejar Kontrak Rp 200 Miliar, Asri Karya Lestari (ASLI) Bidik Proyek Gedung di IKN
JAKARTA, investortrust.id - Emiten pendatang baru, PT Asri Karya Lestari (ASLI) membidik kontrak baru sebesar Rp 200 miliar tahun 2024.
General contractor yang fokus pada pekerjaan pondasi, erection, bekisting dan pekerjaan jalan ini, optimistis atas target kontrak baru seiring kenaikan alokasi APBN untuk proyek infrastruktur, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.
Kendati begitu, Direktur Utama PT Asri Karya Lestari Sudjatmiko menyebut, perolehan kontrak baru masih akan dominan dari proyek-proyek di Pulau Jawa terutama yang terkait dengan Proyek Strategis Nasional (PSN)
“Totalnya (target) di Rp 200 miliar lebih ya kira-kira seperti itu. Sekarang sudah klarifikasi, paling banyaknya pertama di Pulau Jawa,” ujar Sudjatmiko disela Seremoni Pencatatan Perdana saham PT Asri Karya Lestari di Main Hall BEI, Jumat (5/1/2024).
Baca Juga
Listing Pertama di 2024, Saham Asri Karya Lestari (ASLI) Menguat 5%
Lebih lanjut dikatakan, saat ini proyek pembangunan nasional yang dijalankan oleh Perseroan salah satunya berada di IKN, dengan total nilai kontrak hingga Rp 30 miliar.
“Sudah ada. Terutama di jalan tol ya, tolnya dari Balikpapan ke IKN itu sudah dari tahun kemarin. Nilai kontrak sekitar baru Rp 30 miliar,” ungkapnya.
Untuk proyek IKN, Manajemen PT Asri Karya Lestari mengatakan saat ini pihaknya membidik untuk pembangunan building. ‘’Sampai 5 tahun ke depan, dinilai proyek IKN masih memiliki prospek yang baik terutama untuk proyek bangunan,’’ katanya.
“Untuk sementara sekarang cuma proyek jalan dan jembatan saja. Untuk buildingnya sementara belum. Mungkin setelah ini akan ada. Dari PTPP juga menawarkan ada satu gedung yang mereka butuh bantuan. Tapi mungkin setelah ini kita coba jajaki seperti itu,” tegasnya.
Baca Juga
Saham ARB Berjilid-jilid, Ternyata KAYU Gagas Aksi Korporasi Ini
Sejumlah proyek fokus yang sedang dijalankan PT Asri Karya Lestari sebagai kontraktor adalah pembangunan tol dan flyover yang memperlanjar perjalanan dari kota ke kabupaten beberapa daerah di Indonesia, seperti Tol Serang-Panimbang, Tol Probowangi, Flyover Delta Mas, dan Akses Bukit Indah. Beberapa proyek tersebut diprediksi akan tuntas di tahun 2024.
“Jadi yang Deltamas itu selesai bulan April. Yang tadi flyover Deltamas. Sama yang di Cipularang itu selesai di bulan Juni 2024,” paparnya.
Terkait perhelatan Pemilu, Manajemen ASLI optismitis tidak akan berdampak pada kinerja perusahaan maupun proyek-proyek infrastruktur, terlebih PSN adalah salah satu penopang ekonomi nasional karena banyak menyerap tenaga kerja.

