Reliance Sekuritas Jagokan Saham INDF dan ISAT Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2026), diprediksi bergerak ke bawah 4.900. Adapun saham INDF dan ISAT direkomendasikan beli.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa laju IHSG akan dipengaruhi gerak Wall Street hingga ditutup menguat didorong saham perusahaan chip yang mencatatkan kenaikan untuk pertama kalinya dalam lima sesi, meskipun kekhawatiran seputar pengeluaran untuk AI yang didanai oleh utang masih terus membayangi.
Baca Juga
Harga Emas Turun ke US$ 3.930, Investor Menanti Hasil Pemilu AS
Secara teknikal, Reliance menyebutkan, IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 4.841 dan resistance pada level 4.962 dengan kecenderungan melemah. Indikator Candle Pattern tunjukkan IHSG bearish belt hold dan stochastic menggambarkan death cross pada area deep oversold.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham INDF dengan target harga Rp 7.300 dan ISAT dengan target harga Rp 1.550. Sebaliknya saham AMMN dan EMAS direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 192,54 poin (3,78%) menjadi 4.904 disertai dengan pemodal asing merealisasi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 475 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 310,06 miliar, ANTM senilai Rp 94,10 miliar, BUMI mencapai Rp 64,07 miliar.
Baca Juga
Yusril Ungkap Prabowo Tahu Disadap Listyo Sigit dari Laporan Suyudi
Kejatuhan IHSG dipengaruhi kejatuhan seluruh saham big cap, seperti BBRI, BMRI, BBNI, hingga BBCA. Penurunan juga melanda saham BRPT, TLKM, ANTM, TINS, TPIA, ENRG, BUMI, hingga MDKA. Tekanan juga datang dari kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar jatuh 6%, sektor energi melemah 4,38%, sektor industry 3,80%, sektor konsumer non primer 2,61%, sektor konsumer primer 3,59%, sektor keuangan 2,07%, sektor property 3,78%, sektor teknologi 1,92%, sektor infrastruktur 3,61%, sektor transportasi 3,90%.
Meski IHSG jatuh, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TMPO anjlok 34,48% menjadi Rp 234, MKNT melemah 28,57% menjadi Rp 18, AIMS turun 24,49% menjadi Rp 605, dan BSWD naik 19,81% menjadi Rp 9.675. Lompatan juga melanda saham BLTZ, KINO, TIRA, dan GOLD lebih dari 10%.
