Reliance Sekuritas (RELI) Catat Pendapatan Rp23,83 Miliar, Ditopang Transaksi Bursa
JAKARTA, investortrust.id – PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) pendapatan senilai Rp 23,83 miliar dan laba periode berjalan senilai Rp 5,39 miliar hingga kuartal III-2026. Realisasi tersebut menunjukkan penurunan dari periode sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan perseroan, tekanan pendapatan usaha Reliance Sekuritas dipengaruhi oleh melemahnya pendapatan hasil investasi dan pendapatan bunga. Kedua sumber pendapatan ini tercatat turun 28,35% menjadi Rp 8,56 miliar hingga September 2026, dibandingkan Rp 11,95 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, kinerja bisnis inti Reliance Sekuritas (RELI) masih menunjukkan pertumbuhan positif. Pendapatan transaksi bursa meningkat 24,30% menjadi Rp 13,77 miliar dari sebelumnya Rp 11,08 miliar. Pendapatan jasa emisi efek juga tumbuh 3,83% menjadi Rp 1,50 miliar dibandingkan Rp 1,44 miliar pada periode sembilan bulan pertama 2025. Pertumbuhan pendapatan transaksi bursa dan jasa emisi efek tersebut menjadi penopang kinerja pendapatan perseroan di tengah penurunan kontribusi hasil investasi dan pendapatan bunga.
Baca Juga
IHSG Ambruk 7,03% Pekan Ini, Saham MKNT Justru Terbang 83,33%
Presiden Direktur Reliance Sekuritas Akhabani mengatakan, perseroan tetap berfokus memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri pasar modal. Pertumbuhan berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian pendapatan, tetapi juga kualitas laba, efisiensi operasional, kepercayaan nasabah, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Di tengah kondisi pasar yang dinamis, RELI tetap berupaya menjaga kinerja dan memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Kami mencermati bahwa penurunan laba merupakan tantangan yang perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi kualitas pendapatan, pengelolaan biaya yang lebih efektif, serta pengembangan sumber pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Akhabani.
Perkuat Ekosistem Investasi
Guna memperkuat pertumbuhan bisnis, Reliance Sekuritas (RELI) terus mengembangkan ekosistem layanan investasi terintegrasi. Strategi ini diarahkan untuk memperluas basis investor (investor base), meningkatkan aktivitas transaksi, serta memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah.
Ekosistem layanan tersebut mencakup perdagangan saham melalui platform online trading ReliTrade Next-G versi desktop dan mobile, layanan fixed income, riset (research), konsultasi (advisory), hingga pendampingan calon emiten dan emiten eksisting yang akan melakukan aksi korporasi.
Perseroan juga menyediakan layanan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), fasilitas transaksi marjin, serta berbagai layanan investasi berbasis digital. Dari sisi diversifikasi produk, RELI menyediakan sejumlah instrumen investasi, antara lain saham, obligasi, reksa dana, Dana Investasi Real Estat (DIRE), serta produk investasi lainnya sesuai kapabilitas dan perizinan perseroan.
Baca Juga
Laba Bersih PGN (PGAS) Tumbuh 17,3% Jadi US$397,25 Juta hingga September 2026
Selain memperluas layanan, RELI meningkatkan keterlibatan nasabah melalui komunitas RELIPrioritas. Komunitas ini menjadi sarana komunikasi, peningkatan literasi investasi, sekaligus mempererat hubungan antara perseroan dan nasabah.
Perseroan juga mengoptimalkan infrastruktur teknologi informasi, termasuk perangkat lunak dan sistem transaksi, guna menjaga stabilitas layanan, meningkatkan keandalan sistem, serta memperkuat perlindungan data nasabah.
Akhabani menambahkan, kepercayaan nasabah menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis perseroan. Karena itu, RELI terus meningkatkan kualitas layanan, mengembangkan ekosistem investasi, serta memperkuat sistem teknologi informasi.
Ke depan, Reliance Sekuritas akan berfokus pada pengembangan bisnis berorientasi kebutuhan nasabah, penguatan layanan digital, peningkatan produktivitas basis investor, serta pengelolaan risiko dan biaya secara disiplin.
