Saham BSWD dan MSIN Disuspensi Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspend perdagangan saham PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD) dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mulai sesi I, Rabu (21/10/2026).
BEI dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa suspense saham BSWD dipicu atas kenaikan harga kumulatif yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Suspensi juga baigan dari perlindungan investor. Suspensi saham ini merupakan yang kedua dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga
Puradelta (DMAS) Guyur Dividen Interim Rp 1,4 Triliun, Yield 16% di Tengah Laba Meroket
Data BEI menyebutkan bahwa saham BSWD telah alami lompatan harga lebih dari 438% menjadi Rp 8.100 dalam sebulan terakhir. Adapun kenaikan harga sepanjang 2026 berjalan atau ytd telah lebih dari 763%.
Sebaliknya perdagangan saham MSIN dihentikan sementara akibat penurunan harga kumulatif yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Suspensi bagian dari cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
Berdasarkan data BEI, saham MSIN yang dikendalikan Hary Tanoesoedibjo telah anjlok lebih dari 56% menjadi Rp 119 selama sebulan terakhir. Adapun penurunan year to date (ytd) telah lebih dari 71%.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Menguju Level 5.300, Tiga Saham Dipimpin ANTM Layak Dilirik
Terkait Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/10/2026), diproyeksikan lanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan 5.185-5.318. Tiga saham ANTM, ACES, dan BBNI direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan pergerakan indeks akan tertuju pada keputusan RDG Bank Indonesia dengan konsensus BI Rate tetap di 5,75%. Namun, terdapat proyeksi kenaikan suku bunga ke 6% bahkan 6,25% untuk menjaga stabilitas rupiah yang berada di sekitar Rp18.000 per dolar AS.
