Masuk FTSE Global Index Large Cap, Saham Petrindo (CUAN) Langsung ARA
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mendadak melesat hingga auto reject atas (ARA) pada perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini. Lompatan harga tersebut terjadi setelah dilakukan review FTSE Global Equity.
FTSE Global Equity index series menyebutkan saham CUAN masuk dalam daftar FTSE Global Equity Index untuk kategori kapitalisasi pasar besar yang akan mulai berlaku efektif pada 4 Maret 2024. Sedangkan saham ADRO dan MDKA didepak dan dimasukkan ke dalam daftar mid cap.
Baca Juga
Laba Lampaui Estimasi, Target Saham Adira Finance (ADMF) Direvisi Naik
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, saham CUAN melesat Rp 1.325 (20%) menjadi Rp 7.950. saham ini bergerak dalam rentang Rp 6.825-7.950.
Sejalan dengan penguatan saham CUAN, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) ikut melesat dengan penguatan Rp 455 (9,64%) menjadi Rp 5.175.
Sebelumnya, emiten tambang batu bara milik konglomerat Prajogo Pangestu ini memperoleh fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,35 triliun, dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BNI.
Adapun dua anak usaha CUAN tersebut yaitu PT Mareta Persada dan PT Kreasi Jasa Persada. Penandatangan fasilitas pinjaman dilakukan oleh Perseroan, PT Mareta Persada dan PT Kreasi Jasa Persada dan BNI pada tanggal 15 Februari 2024.
Baca Juga
Sah! Pemegang Saham Restui Petrindo (CUAN) Akusisi Petrosea (PTRO)
Direktur Utama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), Michael menjelaskan fasilitas pinjaman akan jatuh pada tanggal 26 September 2028. “Seluruh Pinjaman yang diperoleh Perseroan ini akan dipergunakan untuk membiayai kegiatan Perseroan secara umum,” kata Michael dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir Sabtu, (17/02/2024).
Lebih lanjut, pinjaman dari BNI tersebut menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan Perseroan, dan sekaligus juga akan membantu Perseroan dalam membiayai kegiatan usahanya.

