IHSG Ditutup Lanjut Melemah 10 Poin, Sebaliknya 9 Saham Dipimpin GRPH Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/10/2026), ditutup lanjutkan pelemahan sebanyak 10 poin (0,17%) menjadi 5.925. Rentang pergerakan 5.828-5.936 dengan nilai transaksai Rp 8,68 triliun.
Penurunan tersebut didukung pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar, industry, konsumer primer, teknologi, infrastruktur, keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, konsumer non primer, dan property. Tekanan juga datang dari saham big cap, seperti saham DSSA, VKTR, ASII, hingga HRTA.
Baca Juga
Meski IHSG lanjutkan pelemahan, sejumlah saham yang catatkan lompatan harga hari ini, yaitu saham GRPH naik 34% (+28 poin) ke level Rp 110, SBMA naik Naik 28% (+32 poin) menuju level Rp 143, PICO naik 28% (+43 poin) hingga posisi Rp 194, ARTA melesat 25% (+430 poin) menjadi Rp 2,150, dan UANG naik aik 24% (+680 poin) ke level Rp 3,410, serta TFCO naik 24%(+320 poin) ke level Ro 1,605, dan SHID meningkat 24% (+155 poin) menjadi Ro 780, BIKE naik 24% (+660 poin) ke harga Rp 3,330, dan ALKA menguat 20% (+1,300 poin) ke level Rp 7,800.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok parah sebanyak 157,61 poin (2,59%) ke level 5.936,15. Namun pemodal asing justri mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar sebanyak Rp 128,28 miliar. Net buy terbanyak melanda saham GOTO senilai Rp 134,34 miliar.
Baca Juga
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas tekanan jual saham-saham big cap, seperti DSSA jatuh 14,60% menjadi Rp 965, BREN jatuh 11,48% menjadi Rp 2.390, TPIA jatuh 10,15% menjadi Rp 1.505, BBCA jatuh 1,65% ke level terendah baru dalam tiga bulan terakhir Rp 5.950. Penuruan tajam juga melanda saham BYAN, MORA, SINI, JARR, TINS, hingga INDY.
Penurunan IHSG juga dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 5,88%, sektor industry melemah 5,20%, sektor infrastruktur melemah 4,72%, sektor transportasi melemah 3,44%, sektor material dasar turun 2,96%, sektor teknologi jatuh 2,88%, sektor konsumer primer melemah 2,23%, sektor property melemah 1,34%, sektor keuangan jatuh 0,98%, dan sektor konsumer non primer melemah 0,93%.
Meski IHSG ditutup turun signifikan, tiga saham berikut berhasil cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BIKE naik 24,77% menjadi Rp 2.670, TFCO cetak kenaikan 24,76% menjadi Rp 1.285, dan ZONE melesat 24,62% menjadi Rp 810.
