Haji Isam Tambah Saham Bayan (BYAN) yang Dibeli, Kini Capai 10,08 Miliar Saham
JAKARTA, investortrust.id – Samsudin Andi Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam menambah jumlah saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang akan dibelinya dari keluarga Low Tuck Kwong. Namun demikian hingga kini harga pembelian per saham belum diungkap.
Berdasarkan perubahan perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBS) yang ditandatangi, jumlah saham BYAN yang akan dialihkan kepada Haji Isam meningkat menjadi 10.084.088.370 saham dari sebelumnya 10.000.000.500 saham. Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama pembeli telah menandatangani perubahan terhadap PJBS pada 1 Oktober 2026.
Baca Juga
Akuisisi BYAN: Bukan Hostile Takeover, tetapi Ujian Besar Value Creation
Perubahan tersebut mencakup pembaruan jumlah saham biasa perseroan yang akan dialihkan kepada pembeli. Dengan perubahan itu, jumlah saham yang akan dibeli Haji Isam bertambah sebanyak 84,08 juta saham dibandingkan kesepakatan sebelumnya. Pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tersebut tetap tunduk pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.
Sebelumnya, PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 16 September 2026. Berdasarkan kesepakatan awal, saham BYAN yang akan dialihkan kepada pembeli mencapai 10 miliar saham atau hampir 30% dari total saham beredar Bayan Resources yang mencapai 33,33 miliar saham.
Baca Juga
Berdasarkan data yang sebelumnya disampaikan dalam keterbukaan informasi, Elaine Low memiliki sekitar 7,33 miliar saham BYAN atau sekitar 22% dari total saham beredar melalui RDN di Deutsche Bank AG. Sementara itu, Low Tuck Kwong mengempit sekitar 13,41 miliar saham BYAN atau 40,25% dari saham beredar sebelum transaksi dengan Jhonlin Baratama.
Manajemen Bayan Resources (BYAN) sebelumnya menyatakan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan.
