Bank DBS Indonesia dan Batavia Rilis Batavia Gold Sharia Equity USD, Minimum Pembelian Mulai US$ 10.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank DBS Indonesia bersama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia) menghadirkan Batavia Gold Sharia Equity USD, reksa dana syariah offshore berdenominasi dolar AS yang memberikan akses kepada investor untuk berinvestasi pada saham perusahaan global yang memenuhi prinsip syariah dan bergerak di sektor emas, perak, logam mulia, dan komoditas terkait. Produk ini memberikan alternatif bagi investor dengan profil agresif dan bertoleransi tinggi untuk mendiversifikasi portofolio melalui eksposur terhadap saham perusahaan di sektor emas dan logam mulia serta komoditas global lainnya, tanpa berinvestasi secara langsung pada emas fisik.
Batavia Gold Sharia Equity USD dapat diakses melalui Bank DBS Indonesia dengan pembelian pertama kali minimum US$ 10.000. Kerja sama Bank DBS Indonesia dan Batavia Prosperindo resmi diumumkan dengan penandatanganan simbolis dan sesi berbagi insights mengenai perkembangan dan prospek saham di sektor emas, serta komoditas global oleh Head of Market Intelligence PT Bank DBS Indonesia Boy Suhendry, serta pemaparan mengenai Batavia Gold Sharia Equity USD oleh Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Eri Kusnadi.
Di tengah lanskap ekonomi global yang terus dipengaruhi perubahan ekspektasi suku bunga dan dinamika nilai tukar, investor semakin memperhatikan pentingnya membangun portofolio yang terdiversifikasi. Memasuki kuartal IV 2026, pasar menghadapi harga energi tinggi, meski aset berisiko tetap tangguh berkat laba perusahaan yang solid, DBS CIO menilai investor perlu lebih selektif dengan menjaga diversifikasi lintas aset dan memperluas eksposur.
Dalam konteks ini, sektor emas dan komoditas global menjadi perhatian karena karakteristiknya yang berbeda dari aset finansial lainnya. DBS CIO memandang emas dan komoditas tetap memiliki peran strategis dalam portofolio investasi, didukung oleh tren jangka panjang seperti meningkatnya kebutuhan sumber daya alam, transisi energi, pembangunan infrastruktur, serta isu ketahanan sumber daya global.
DBS CIO juga menilai untuk mempertahankan posisi overweight pada emas dan sejumlah aset alternatif seperti komoditas global. Pada Agustus 2026, ETF emas global mencatat arus dana masuk sebesar US$ 18 miliar, dengan total aset kelolaan mencapai US$ 615 miliar.
Baca Juga
DBS Perkirakan Defisit Indonesia Tetap di Bawah 3% PDB pada 2027
Di sisi lain, permintaan struktural dari bank sentral dan investor jangka panjang turut memperkuat relevansi sektor ini sebagai bagian dari strategi diversifikasi.
Dengan latar belakang tersebut, Batavia Gold Sharia Equity USD memberikan alternatif bagi investor Indonesia dengan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang untuk memperoleh eksposur terhadap tema emas dan logam mulia melalui saham perusahaan global berbasis dolar AS dan efek syariah luar negeri.
Portofolio reksa dana ini mencakup sekitar 56 perusahaan global yang dipilih melalui proses investasi yang disiplin dan berbasis fundamental, mencakup kualitas manajemen, kesehatan finansial perusahaan, tren pertumbuhan, serta pengelolaan risiko yang ketat. Pendekatan ini memungkinkan investor untuk mengeksplorasi diversifikasi tidak hanya berdasarkan kelas aset, tetapi juga secara geografis dan tematik, sekaligus membuka akses terhadap dinamika industri
komoditas tersebut di pasar global. Namun, seperti halnya investasi berbasis saham dan pasar global lainnya, kinerja produk tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk harga emas, kondisi pasar ekuitas, dan perkembangan ekonomi.
Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan, dinamika ekonomi global mendorong investor untuk mempertimbangkan strategi investasi yang terukur. Saham di sektor emas merupakan salah satu aset yang dapat dipertimbangkan dalam diversifikasi portofolio investor dengan profil risiko yang agresif dan bertoleransi tinggi dalam menghadapi volatilitas.
"Melalui kerja sama dengan Batavia dalam menghadirkan Batavia Gold Sharia Equity USD, kami ingin memberikan alternatif bagi investor yang mencari eksposur terhadap sektor emas dan komoditas global melalui saham berdenominasi dolar AS dengan tetap memperhatikan prinsip syariah," ujar Melfrida dalam acara Peluncuran Batavia Gold Sharia Equity USD di Capital Place, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Diperkuat insight tajam serta personalised advisory yang sesuai kapabilitas Bank DBS Indonesia, Melfrida berharap solusi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi investor dalam membangun portofolio yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang dengan tetap memahami karakteristik dan risiko investasi di pasar modal global.
"Nasabah dapat berinvestasi pada Batavia Gold Sharia Equity USD melalui Aplikasi DBS digibank, sekaligus memperoleh strategi investasi dari para wealth specialist Bank DBS Indonesia untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi dan sesuai dengan profil risiko serta tujuan investasi masing-masing," ungkap Melfrida.
Lebih lanjut, kehadiran instrumen yang menghubungkan investor Indonesia dengan perusahaan global turut memperkaya pilihan dalam menghadapi dinamika pasar yang semakin terintegrasi. Oleh karena itu, hadirnya Batavia Gold Sharia Equity USD turut memperluas akses investor Indonesia terhadap peluang investasi global berbasis prinsip syariah melalui perusahaan di berbagai subsektor, mulai dari emas, perak, dan logam mulia hingga tembaga dan pertambangan.
Keragaman eksposur ini memungkinkan investor mengikuti perkembangan berbagai komoditas strategis di pasar global. DBS CIO juga menilai komoditas tetap menarik sebagai instrumen perlindungan terhadap inflasi dan diversifikasi portofolio, meski kenaikan harga yang kuat menuntut selektivitas yang lebih tinggi, dengan sektor tembaga dan aluminium yang memiliki potensi kenaikan jangka panjang.
Baca Juga
Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengatakan, dinamika pasar global membuat investor semakin perlu melihat peluang investasi dari berbagai kelas aset dan wilayah, sekaligus membuka perspektif baru dalam membangun portofolio. Batavia Gold Sharia Equity USD memberikan kesempatan bagi investor untuk mengenal lebih jauh potensi sektor emas dan komoditas global melalui saham perusahaan terkait, dengan denominasi dolar AS.
"Kami percaya perluasan akses terhadap produk investasi global yang tepat dapat membuka lebih banyak pilihan bagi investor dalam membangun portofolio jangka panjang. Kolaborasi kami dengan Bank DBS Indonesia adalah langkah penting dalam mendekatkan solusi ini kepada investor agresif yang membutuhkan instrumen dengan karakteristik dan eksposur yang lebih beragam dengan horizon investasi relatif panjang," jelas Lilis.
Sebagai mitra tepercaya para investor, Bank DBS Indonesia berperan sebagai salah satu agen penjual dengan standar advisory yang dipersonalisasi sesuai tujuan investasi dan profil risiko nasabah. Sementara, Batavia bertindak sebagai manajer investasi yang mengelola produk berdasarkan strategi investasi dan ketentuan yang berlaku.
"Bagi investor yang ingin mengeksplorasi peluang investasi global berbasis syariah, Batavia Gold Sharia Equity USD dapat menjadi salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan," tutur Lilis.
