Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada MEDC hingga FAST
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/9/2026), diproyeksikan cenderung melemah dalam rentang pada level 6.230-6.365 dengan kecenderungan melemah. Saham pilihan MEDC, BDMN, ANTM, dan FAST.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5, indikator Stochastic death cross pada area deep oversold. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan dengan saham pilihan MEDC, BDMN, ANTM, dan FAST,” tulisnya.
Baca Juga
Saham SMLE, ASLI, dan WAPO Disuspensi, Sebaliknya 2 Saham Ini Dibuka Kembali
Laju IHSG juga akan dipengaruhi indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh tiga tekanan sekaligus, yaitu lonjakan harga minyak, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury), dan sinyal kebijakan hawkish dari Federal Reserve (The Fed).
Kemarin, IHSG ditutup jatuh sebanyak 76,30 poin (1,20%) menjadi 6.298 disertai dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,49 triliun. Net sell ini terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 531,94 miliar, BBRI mencapai Rp 133,24 miliar, dan TLKM senilai Rp 84,61 miliar.
Pelemahan IHSG kemarin dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar turun 2,17%, sektor industry 2,09%, sektor konsumer primer 1,28%, sektor keuangan 1,32%, sektor property 1,66%, sektor infrastruktur 1,14%, sektor teknologi 1,14%, transportasi 0,84%, sektor konsumer non primer 0,36%, dan sektor energi 0,36%.
Baca Juga
Hartadinata (HRTA) Gandeng Freeport, Perkuat Pasokan Emas Murni untuk Bisnis Bullion
Penurunan juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Pelemahan juga melanda saham BSSR, IMPC, CMRY, PANI, EMAS, INKP, hingga POLU.
Sebaliknya sejumlah saham berikut justru berhasil torehkan kenainan pesat, seperti BIPP naik 33,85% menjadi Rp 87, UNSP menguat 25% menjadi Rp 320, WAPO menguat 24,82% menjadi Rp 352, FORU melambung sebanyak 24,58% menjadi Rp 294. Kenaikan juga melanda semua saham emiten Haji Isam, seperti ASLI, TEBE, JARR, PGUN, hingga FAST.
