Hartadinata (HRTA) Gandeng Freeport, Perkuat Pasokan Emas Murni untuk Bisnis Bullion
JAKARTA, investortrust.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat bisnis bullion melalui kerja sama pembelian emas murni dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Gold Bar Spot Sale and Purchase Agreement. Perseroan juga telah merealisasikan pembelian sebanyak 50 kilogram emas dengan kadar kemurnian 99,99%.
Kerja sama tersebut mencakup pembelian emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99% dalam bentuk cast bars seberat 1 kilogram. Emas tersebut diproduksi di fasilitas Precious Metal Refinery milik PTFI di Gresik, Jawa Timur. Melalui kerja sama ini, HRTA memperoleh akses pasokan emas murni yang bersumber dari Indonesia, khususnya dari aset pertambangan PTFI. Pasokan tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan bahan baku Perseroan dalam pengembangan bisnis bullion.
Baca Juga
Saham SMLE, ASLI, dan WAPO Disuspensi, Sebaliknya 2 Saham Ini Dibuka Kembali
Perjanjian juga mengatur mekanisme pembelian dan pengiriman emas secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan kedua pihak. Setiap pengiriman emas dilengkapi dokumen pendukung, antara lain assay certificate, sertifikat berat, serta packaging manifest yang mencantumkan nomor seri dan berat emas.
Sebagai bagian dari pelaksanaan kerja sama, HRTA telah melakukan transaksi awal pembelian sebanyak 50 kilogram emas dengan kadar kemurnian 99,99%. Emas tersebut berbentuk cast bars dengan berat masing-masing 1 kilogram dan telah diserahkan ke fasilitas HRTA di Bandung pada 16 September 2026. Transaksi awal tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama pembelian emas antara HRTA dan PTFI.
Direktur Utama Hartadinata Abadi (HRTA) Sandra Sunanto mengatakan, kerja sama dengan PTFI menjadi langkah strategis bagi HRTA untuk memperkuat akses terhadap pasokan emas murni sekaligus mendukung pengembangan bisnis Perseroan.
Baca Juga
Perkaya Portofolio Produk, Hartadinata Abadi (HRTA) Hadirkan Koleksi Terbaru HRTA Gold Anabul
“Dengan semakin kuatnya akses terhadap sumber bahan baku, kami dapat meningkatkan kapasitas dan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan pasar, baik untuk produk emas batangan maupun perhiasan, sejalan dengan pertumbuhan bisnis dan semakin berkembangnya ekosistem emas di Indonesia,” kata Sandra dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).
Kerja sama HRTA dan PTFI juga memperkuat posisi Perseroan dalam membangun rantai pasok emas yang semakin terintegrasi, mulai dari pengadaan bahan baku, pemurnian dan manufaktur hingga distribusi produk emas batangan dan perhiasan.
Penggunaan emas yang bersumber dari Indonesia turut mendukung penguatan ekosistem industri emas dalam negeri serta meningkatkan integrasi rantai nilai bisnis HRTA. Ketersediaan bahan baku emas murni dengan kadar kemurnian 99,99% memberikan fleksibilitas bagi HRTA dalam mendukung kebutuhan produksi dan pengembangan berbagai produk emas Perseroan, termasuk emas batangan dan perhiasan.
