Petrosea (PTRO) Cetak Lompatan Laba Bersih 613% di Semester I-2026
JAKARTA, investortrust.id – PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan pada semester I 2026. Pendapatan meningkat hampir 60% dan laba bersih periode berjalan melonjak lebih dari enam kali lipat, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan PTRO yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan bahwa Petrosea (PTRO) mencatat pendapatan sebesar US$ 543,983 juta, naik 59,56% dibandingkan semester I-2025 sebesar US$ 340,937 juta. Kenaikan pendapatan tersebut diikuti peningkatan laba kotor. Petrosea membukukan laba kotor sebesar US$47,025 juta pada semester I 2026, dibandingkan US$48,297 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Investasi Rp1,19 Triliun di SINI, Kepemilikan Saham Naik Jadi 19,88%
Dari sisi beban, perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini mencetak beban penjualan dan administrasi tercatat sebesar US$20,072 juta, sedangkan beban bunga dan keuangan mencapai US$33,434 juta. Perseroan juga membukukan penghasilan bunga sebesar US$1,085 juta dan beban pajak final sebesar US$5,361 juta.
Sementara itu, PTRO mencatat keuntungan dan kerugian lain-lain bersih sebesar US$15,027 juta pada semester I 2026, berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat kerugian US$3,364 juta. Secara keseluruhan, jumlah beban tercatat sebesar US$42,755 juta, sehingga perseroan membukukan laba sebelum pajak US$4,270 juta.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Naik Menuju 6.300, Tiga Saham Dipimpin PTRO Layak Dilirik
Perbaikan tersebut mendorong laba bersih periode berjalan PTRO melesat menjadi US$ 9,170 juta pada semester I 2026. Angka tersebut melesat sekitar 613,06% dibandingkan laba bersih sebesar US$ 1,286 juta pada semester I 2025.
Kinerja laba bersih tersebut terdiri dari laba bersih periode berjalan dari operasi yang dilanjutkan sebesar US$1,550 juta, serta laba bersih dari operasi yang dihentikan sebesar US$7,620 juta. Sebagai perbandingan, pada semester I 2025 Petrosea mencatat laba bersih dari operasi yang dilanjutkan sebesar US$4,128 juta, sedangkan operasi yang dihentikan membukukan rugi US$2,842 juta.
