Finex Jadi Pialang Teratas JFX pada Enam Bulan Pertama 2026
JAKARTA, investortrust.id — PT Finex Bisnis Solusi Futures (Finex) menempati posisi pertama dalam daftar Broker Performance yang diterbitkan Bursa Berjangka Jakarta (JFX) pada enam dari tujuh bulan sepanjang Januari-Juli 2026.
CEO Finex Agung Wisnuaji mengatakan pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator aktivitas transaksi nasabah, sekaligus menjadi masukan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Daftar bulanan hanya menunjukkan apa yang dilakukan trader bulan lalu. Itu tidak menjamin apa yang akan mereka lakukan bulan depan. Bagian itu tetap harus terus diperjuangkan,” ujar Agung, Senin (14/9/2026).
Baca Juga
Valbury, Finex Top Bappebti’s Fresh Broker Ratings as Indonesia Tightens Financial Oversight
Finex berada di posisi kedua pada Februari 2026. Di tengah persaingan industri pialang berjangka, perusahaan menilai kualitas layanan menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan nasabah.
Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), terdapat 67 perusahaan pialang berjangka aktif pada triwulan I 2026. Produk yang ditawarkan pialang umumnya mencakup perdagangan emas, forex, indeks, aplikasi trading, hingga akun demo.
Agung mengatakan Finex berfokus pada layanan yang langsung dirasakan nasabah, termasuk proses deposit dan penarikan dana serta ketersediaan layanan bantuan.
“Kami tidak pernah menargetkan jadi nomor satu di sebuah daftar. Yang kami targetkan adalah membuat trading lebih mudah dan lebih jelas untuk klien,” katanya.
Selain aktivitas transaksi, kepatuhan menjadi salah satu aspek yang dinilai regulator. Pada penilaian berkala Bappebti periode Januari-Maret 2026, sebanyak tujuh dari 67 pialang yang dinilai memperoleh peringkat tertinggi, salah satunya Finex.
Baca Juga
Inilah Daftar Pialang Berjangka Peringkat Atas Versi Bappebti, Ada Valbury dan Finex
Finex tercatat mempertahankan peringkat tersebut selama delapan triwulan berturut-turut. Penilaian Bappebti mencakup aspek kepatuhan, integritas keuangan, pengawasan transaksi, penerapan anti-pencucian uang, serta penanganan pengaduan nasabah.
Finex menegaskan peringkat aktivitas transaksi maupun penilaian regulator tidak menghilangkan risiko kerugian dalam perdagangan berjangka dan bukan merupakan jaminan keuntungan bagi nasabah.
“Bagi Finex, menjaga kepercayaan berarti terus memperbaiki pengalaman nasabah, terlepas dari posisi perusahaan dalam daftar bulanan. Pada akhirnya, kualitas layanan diuji setiap kali nasabah bertransaksi dan membutuhkan bantuan,” pungkas Agung.
