Net Sell Berlanjut Rp 337,44 Miliar, Sebaliknya Saham Komoditas Emas Dipimpin AMMN Diborong Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 337,44 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/9/2026), sebanyak 6,69 poin (0,10%) menjadi 6.534.
Sebagaimana diketahui IHSG bergerak fluktuatif sepanjang hari ini setelah sempat anjlok lebih dari 165 poin atau 2,5% pada awal sesi II. Namun indeks, hanya dalam waktu singkat, berbalik sempat menjadi positif jelang penutupan atau setelah Suahasil Nazara dilantik sebagai menteri keuangan di Istana Negara.
Lima saham dengan net sell terbanyak hari ini disumbangkan saham ANTM senilai Rp 209,32 miliar, BMRI mencapai Rp 169,29 miliar, BBCA sebanyak Rp 153,83 miliar, BUMI senilai Rp 102,68 miliar, dan TINS sebanyak Rp 56,61 miliar.
Baca Juga
IHSG Sempat Ambruk 2,5%, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Bikin Pasar Berbalik
Sebaliknya lima saham berikut justru berhasil torehkan pembelian bersih (net buy) hari ini, yaitu AMMN senilai Rp 199,89 miliar, BRMS mencapai Rp 138,54 miliar, EMAS sebanyak Rp 89,27 miliar, AADI senilai Rp 45,51 miliar, dan ASII sebanyak Rp 44,47 miliar.
Pergerakan indeks hari ini dipengaruhi atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti energi melemah 1,65%, material dasar 1,41%, konsumer primer 1,19%, kesehatan 2,95%, property 0,56%, infrastruktur 1,45%, teknologi 0,77%, transportasi 0,85%, property 0,56%, konsumer non primer 0,04%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan 0,55% dan industry 0,45%.
Tekanan indeks hari ini juga dipicu atas kejatuhan saham big cap, seperti BYAN anjlok 10,12%, EMAS jatuh 12%, BREN anjlok 4,01%. Penurunan IHSG juga dipengaruhi atas penurunan DATA, CBDK, RLCO, INTP, BALI, hingga RATU.
Baca Juga
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Pastikan Defisit APBN di Bawah 3% dari PDB
Meski IHSG ditutup turun, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SEMA naik 34,93% menjadi Rp 197, LAPD naik 34,78% menjadi Rp 93, FORU naik 25% menjadi Rp 4.650, ALKA naik 25% menjadi Rp 6.225, dan AGAR melesat 24,55% menjadi Rp 2.410.
IHSG BEI sepanjang pekan lalu catatkan penurunan sebanyak 1,43%, dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap berikut. Di antaranya saham BBCA melemah 5,6%, BYAN turun 10,51%, BBRI melemah 3,54%, DSSA melemah 6,78%, BBNI turun 4,82%, dan BRMS melemah 5,59%.
Tekanan IHSG dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,14%, consumerprimer 3,17%, property 2,62%, keuangan 1,54%, infrastruktur 1,33%, dan consumer primer 1,32%. Adapun sektor saham dengan kenaikan pekan ini adalah industry, kesehatan, material dasar, dan transportasi.
