Pendiri Divestasi Saham Kino Indonesia (KINO), Raup Puluhan Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pendiri sekaligus presiden komisaris PT Kino Indonesia Tbk (KINO) Harry Sanusi kembali mendivestasi saham miliknya. Aksi tersebut berimbas terhadap penurunan kepemilikan saham langsung.
Manajemen KINO dalam penjelasan resminya, Harry Sanusi kembali mendivestasi sebanyak sebanyak 21,80 juta saham KINO dengan harga pelaksanaan Rp 1.400. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp 29,40 miliar.
Baca Juga
“Tujuan transaksi tersebut untuk divestasi dengan melepas sebanyak 21,8 juta saham atau 1,52% saham KINO,” tulis manajemen perseroan.
Harry Sanusi
Aksi lepas saham yang digelar pada 13 Desember tersebut berimbas terhadap penurunan total saham KINO yang digenggam Harry Sanusi turun dari semula 8,83% menjadi 7,31% saham.
Aksi serupa juga ternyata sudah dilakukan Harry Sanusi bulan lalu dengan menjual sebanyak 27,35 juta saham di harga Rp 1.400. Total dana yang diraup dari penjualan tersebut mencapai Rp 38,30 miliar.
Penjualan tersebut membuat total kepemilikan sahamnya berkurang dari 10,75% menjadi 8,83% saham.
Baca Juga
Top! Didominasi Saham EDGE dan BBCA, Total Net Buy Asing Rp 3,87 Triliun
Berdasarkan data registrasi saham hingga akhir November, PT Kino Investindo bertindak sebagai pengendali dengan menguasai 70% saham. Sisanya Harry Sanusi sebanyak 10,75% saham dan masyarakat hanya 4,54% saham.
Hingga September 2023, KINO mencatatkan peningkatan pendapatan dari Rp 2,83 triliun menjadi Rp 2,94 triliun. Kenaikan tersebut menjadikan perseroan mencatatkan laba bersih Rp 65,62 miliar, dibandingkan rugi bersih periode sama tahun lalu Rp 243,30 miliar.
Perolehan laba bersih tersebug juga dipicu atas penurunan beban penjualan dari Rp 943,43 miliar menjadi Rp 779,74 miliar. Laba bersih juga dipicu atas penurunan beban umum dan admistrasi dari semula Rp 291,69 miliar menjadi Rp 241,33 miliar.

