IHSG Sesi I Rebound 0,84% Terdorong Kenaikan hampir Seluruh Sektor Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (8/9/2026), ditutup menguat 55,28 poin (0,84%) menjadi 6.674,95. Rentang pergerakan 6.619-6.679 dengan nilai transaksi Rp 7,67 triliun.
Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas pasar saham Asia yang bergerak di zona merah. Adapun sektor saham penopang, yaitu energi naik 1,23%, material dasar 1,07%, industry 1,26%, infrastruktur 1,04%, consumer primer 0,81%, consumer non primer 0,97%, keuangan 0,65%, property 0,49%, dan kesehatan 0,35%. Sebaliknya saham teknologi turun 0,50%.
Baca Juga
Bukit Asam (PTBA) Raup Laba Rp 2,65 Triliun, Kinerja Operasional dan Ekspor Membaik
Sejalan dengan penguatan indeks tersebut, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga mengesankan, yaitu POLA naik 34,62% menjadi Rp 70, CENT naik 26,73% menjadi Rp 128, SHID naik 25% menjadi Rp 850, SOHO menguat 22,92% menjadi Rp 1.850, dan PPRI naik 19,53% menjadi Rp 202.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 16,81 poin (0,25%) menjadi 6.619 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 678,54 miliar. Net sell terbanyak melanda saham TPIA senilai Rp 121,18 miliar, CUAN mencapai Rp 87,94 miliar, dan ISAT senilai Rp 64,85 miliar.
Baca Juga
SBN dan IHSG Menguat, Saatnya Evaluasi Portofolio Reksa Dana Anda!
Adapun pelemahan IHSG dipengaruhi ataspenurunan sejumlah sektor saham, seperti material dasar 0,70%, keuangan 0,76%, teknologi 0,61%, property 0,27%, konsumer non primer 0,04%, infrastruktur 0,05%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 1,03%, industry 1,25%, kesehatan 0,82%, konsumer primer 0,08% dan transportasi 0,02%.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham catatkan penguatan pesat sepanjang hari, yaitu MEDS naik 34,72% menjadi Rp 97, NZIA naik 32,18% menjadi Rp 230, SOHO naik 24,90% menjadi Rp 1.505, SHID naik 24,77% menjadi Rp 680, HALO naik 24,64% menjadi Rp 86, dan LABS menguat 23,64% menjadi Rp 204.
