BWS (SDRA) Aktif Tawarkan SR025, Perluas Akses Investasi Ritel
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS kembali memperluas layanan investasi bagi nasabah dengan berpartisipasi dalam penawaran Sukuk Ritel seri SR025. Kehadiran instrument tersebut melengkapi pilihan produk investasi sekaligus memperkuat layanan wealth management perseroan.
BWS bertindak sebagai Sub Mitra Distribusi SR025. Masa penawaran Sukuk Ritel SR025 berlangsung pada 21 Agustus hingga 16 September 2026, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk memperoleh alternatif instrumen investasi sekaligus berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional.
SR025 ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yaitu tiga tahun dan lima tahun. Seri dengan tenor tiga tahun menawarkan kupon tetap sebesar 6,80% per tahun, sedangkan tenor lima tahun menawarkan kupon tetap sebesar 6,90% per tahun.
Baca Juga
CAR Bank Woori Saudara (BWS) Tembus 32,03% di Juni 2026, Lampaui Rata-Rata Industri
Analis Waterfront Sekuritas Raffi Hemas menilai bahwa keterlibatan bank dalam distribusi SBN ritel menjadi salah satu cara untuk memperluas hubungan dengan nasabah di luar produk perbankan konvensional. Hal tersebut semakin relevan seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap diversifikasi aset investasi.
“Nasabah perbankan kini tidak hanya membutuhkan produk simpanan dan kredit, tetapi juga akses terhadap berbagai instrumen investasi. Kemampuan bank menyediakan pilihan produk yang semakin lengkap dapat memperkuat engagement dan meningkatkan stickiness nasabah dalam jangka panjang,” ujar Raffi.
SR025 menawarkan pembayaran imbal hasil secara reguler setiap bulan hingga jatuh tempo. Pembayaran pokok dan kupon Sukuk Ritel tersebut dijamin pemerintah berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain memberikan alternatif diversifikasi, SR025 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional. SR025 juga menggunakan prinsip syariah dengan akad ijarah atau asset to be leased.
Baca Juga
Menurut Raffi, semakin luasnya pilihan instrumen investasi dapat menjadi pintu masuk bagi bank untuk membangun hubungan finansial yang lebih komprehensif dengan nasabah. “Bank tidak lagi hanya berperan sebagai tempat menyimpan dana, tetapi berkembang menjadi penyedia berbagai solusi keuangan sesuai profil nasabah,” kata Raffi.
Strategi tersebut sejalan dengan upaya BWS mengembangkan bisnis secara lebih berimbang. Selain menjalankan fungsi intermediasi melalui penghimpunan dana dan penyaluran kredit, BWS memiliki ruang untuk memperkuat layanan berbasis transaksi dan investasi.
Transaksi Sekunder
Dari perspektif nasabah, keberadaan produk SBN ritel memberikan alternatif dalam mengalokasikan dana di tengah dinamika pasar keuangan. Investor dapat memperoleh pembayaran kupon secara berkala sekaligus memiliki opsi memperdagangkan SR025 di pasar sekunder setelah berakhirnya minimum holding period sesuai ketentuan.
BWS juga bekerja sama dengan Trimegah Sekuritas yang menjadi stand-by buyer untuk membantu menyediakan likuiditas bagi nasabah yang hendak melakukan transaksi SR025 di pasar sekunder.
Baca Juga
BI: Cadangan Devisa Agustus 2026 Naik 0,83% Menjadi US$ 146,5 MIliar
Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan risiko pasar dan likuiditas yang melekat pada instrumen investasi.
Ke depan, pengembangan produk investasi dapat semakin melengkapi ekosistem layanan BWS. Dengan semakin beragamnya kebutuhan finansial masyarakat, kemampuan menyediakan solusi mulai dari simpanan, pembiayaan hingga investasi berpotensi memperkuat hubungan BWS dengan basis nasabah ritel.
