CEO Ripple: Kapitalisasi Asar Kripto Tembus US$ 5 Triliun Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - CEO startup blockchain Ripple, Brad Garlinghouse memperkirakan kapitalisasi pasar aset kripto akan menembus US$ 5 triliun tahun ini.
Menurut Garlinghouse, hal ini disebabkan oleh faktor makro termasuk datangnya dana yang diperdagangkan di bursa bitcoin berbasis spot (ETF bitcoin spot) pertama yang berbasis di Amerika Serikat (AS) serta adanya Bitcoin halving tahun ini.
ETF bitcoin spot AS pertama disetujui pada 10 Januari 2024 oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Ini merupakan salah satu instrumen investasi yang mewakili nilai bitcoin dan diperdagangkan di pasar saham konvensional. Hal ini memungkinkan investor institusi dan ritel mendapatkan eksposur terhadap bitcoin tanpa secara langsung memiliki underlying asset.
Sementara itu, Bitcoin halving adalah peristiwa teknis yang terjadi kira-kira setiap empat tahun dalam sejarah bitcoin. Bitcoin halving adalah pengurangan terencana dalam imbalan yang diterima oleh penambang koin kripto.
Peristiwa serupa terakhir terjadi pada tahun 2020, dan peristiwa berikutnya dijadwalkan terjadi akhir bulan ini.
"Kapitalisasi pasar industri kripto secara keseluruhan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada akhir tahun ini (karena) dipengaruhi oleh semua faktor makro ini," kata Garlinghouse dilansir dari cnbc.com, Senin (8/4/2024).
Sejak halving pada tahun 2020, total kapitalisasi pasar kripto telah tumbuh 1.040% menjadi US$ 2,72 triliun pada 8 April 2024 menurut data dari CoinGecko.
Sementara itu, harga Bitcoin telah meningkat lebih dari 140% dalam 12 bulan ini dengan rekor tertinggi mencapai US$ 73 ribu pada 13 Maret 2024. Bitcoin menyumbang sekitar 49% dari seluruh pasar kripto, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,3 triliun pada 1 April 2024.
Selain itu, salah satu faktor lain yang menurut Garlinghouse mendorong pasar kripto ke level tertinggi baru adalah kemungkinan momentum regulasi yang positif di Amerika Serikat.
Karena tahun ini merupakan tahun pemilu, para analis kripto optimistis bahwa pemerintahan berikutnya akan lebih akomodatif terhadap industri kripto dengan fokus kebijakannya.
Baca Juga
Bitcoin Berpotensi Menguji Area All Time High Lagi di Level US$ 73.000
Sementara itu, CEO bursa kripto AS Gemini, Marshall Beard, juga memperkirakan harga bitcoin akan naik menjadi US$ 150 ribu akhir tahun ini.
"Semuanya meningkat begitu cepat tahun ini, ada banyak aktivitas, banyak adopsi, peraturan baru, ETF, halving, para penambang harus keluar. Anda akan melihat pergerakan naik dan turn yang hebat hingga mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa, yang menurut saya akan mencapai US$ 150 ribu," papar Beard.

