Investor Asing Borong Saham Rp 933 Miliar Hari Ini, Crossing DSSA Tembus Rp 1,47 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 933,53 miliar didukung adanya crossing saham melalui pasar negosiasi, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/8/2026), ditutup anjlok 55,70 poin (0,86%) menjadi 6.394.
Net buy pasar saham hari ini didukung adanya crossing saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari pemodal domestic ke pemodal asing melalui pasar negosiasi dengan nilai Rp 1,47 triliun. Saham dengan net buy lain disumbangkan TINS senilai Rp 158,86 miliar, BBCA Rp 45,31 miliar, BULL mencapai Rp 23,99 miliar, dan NAYZ senilai Rp 17,63 miliar.
Baca Juga
Sinergi Telkom (TLKM) dan Danantara, Bisnis Enterprise Berpeluang Tumbuh hingga 30%
Adapun lima saham yang mengalami penjualan bersih (net sell) terbanyak hari ini, yaitu saham ASII senilai Rp 73,17 miliar, AADI sebanyak Rp 49,01 miliar, BUMI senilai Rp 47,49 miliar, ANTM sebanyak Rp 44,29 miliar, dan INET senilai Rp 42,11 miliar.
Penurunan dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 1,21%, konsumer primer 1,05%, konsumer non primer 0,96%, industry 0,79%, energi 0,71%, keuangan 0,52%, teknologi 0,62%, transportasi 0,20%, dan kesehatan 0,76%. Sebaliknya penguatan dicatatkan property 0,39% dan infrastruktur 0,43%.
Tekanan IHSG juga dipicu kejatuhan saham besar ini, yaitu BYAN turun 9,41%. Pelemahan juga melanda saham emiten Haji Isam, seperti PGUN, JARR, TEBE, dan FAST. Penurunan juga dipicu pelemahan saham AMMN, INDY, hingga TKIM.
Baca Juga
Kejar Indeks Global, Dian Swastatika (DSSA) Lepas 1,44 Miliar Saham Treasuri ke Pasar?
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham berikut justru berhasil cetak lompatan harga, seperti FUJI naik 25% menjadi Rp 260, TIFA naik 24,84% menjadi Rp 382, FPNI naik 24,42% menjadi Rp 540, WEGE naik 23,64% menjadi Rp 68, dan TRUS naik 20,41% menjadi Rp 472.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 47,94 poin (0,75%) menjadi 6.449 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 355,17 miliar. Terbanyak melanda saham ISAT senilai Rp 191,05 miliar, BBRI mencapai Rp 170 miliar, dan DSSA sebanyak Rp 165,60 miliar.

