Meski Laju Penguatan Melambat, Nilai Transaksi Saham Barito Renewables (BREN) Tetap Terbesar
JAKARTA, Investortrust.id – Nilai transaksi saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat hingga mencapai Rp 943,49 miliar sepanjang sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/10/2023). Transaksi saham perseroan tercatat sebagai penyumbang terbesar terhadap total nilai transaksi BEI hingga sesi I hari ini.
Saham BREN menempati urutan teratas untuk nilai perdagangan saham sepanjang sesi I hari ini. Meski demikian laju penguatan sahamnya tergolong paling rendah dalam delapan hari terakhir. Saham BREN ditutup naik Rp 90 (2,62%) menjadi Rp 3.520 dengan rentang pergerakan Rp 3.330-.4270.
Baca Juga
Dengan kenaikan tipis tersebut, kapitalisasi pasar (market cap) perseroan menjadi Rp 470,92 triliun atau terpaut tipis dari kapitalisasi pasar saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 462,05 trilun.
Pelemahan laju penguatan saham perusahaan milik Prajogo Pangestu (BREN) ini terjadi setelah BEI memasukkan saham BREN dalam daftar saham dengan pergerakan di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).
Baca Juga
Ganjar Pranowo Optimistis Wujudkan Indonesia Unggul bersama Mahfud MD
Hal ini sejalan dengan lompatan harga saham BREN sebanyak 339,74% dalam tujuh hari perdagangan di BEI. Saham emiten Prayogo Pangestu ini menguat dari harga listing perdana Rp 780 menjadi Rp 3.430 pada penutupan perdagangan saham kemarin.
“Dalam rangka pelindungan investor, kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham BREN di luar kebiasaan. Namun pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari.

