IHSG Dibuka Naik 0,59%, Kenaikan Ditopang Mayoritas Sektor Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/8/2026), dibuka menguat 36,49 poin (0,59%) menjadi 6.272. Penguatan terjadi saat mayoritas pasar saham Asia melemah.
Kenaikan ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti industry, konsumer non primer, material dasar, energi, keuangan, property, infrastruktur, teknologi. Kenaikan juga melanda saham sektorn konsumer primer.
Baca Juga
Trump Batalkan Serangan ke Iran, Sebut Jalan Menuju Kesepakatan Mulai Terbuka
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu JKON 22,40% menjadi Rp 940, BOGA naik 19,40% menjadi Rp 2.000, dan FPNI15,27% menjadi Rp 470. Sedangkan penguatan juga ditopang lompatan saham big cap besar.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melesat 49,77 poin (0,80%) menjadi 6.236,13 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 250,53 miliar. Net sell terbanyak melanda saham MSIN senilai Rp 160,48 miliar, UNTR senilai Rp 106,42 miliar, dan BBCA senilai Rp 100,40 miliar.
Baca Juga
Adapun kenaikan IHSG hari ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor material dasar 2,54%, kesehatan 2,23%, konsumer primer 1,95%, property 1,52%, industry 1,20%, energi 0,68%, dan infrastruktur Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor konsumer non primer.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, empat saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham IATA naik 33,33% menjadi Rp 76, SGRO naik 24,85% menjadi Rp 4.070, TALF menguat 24,56% menjadi Rp 710, FPNI menguat 24,54% menjadi Rp 406. Kenaikan juga melanda saham OPMS dan MLPT lebih dari 20%.
