Astra Agro Lestari (AALI) Perkuat Pengelolaan Sawit Berkelanjutan lewat Teknologi dan Riset
Poin Penting
|
PANGKALAN BUN, investortrust.id - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menempatkan keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) sebagai bagian dari setiap proses operasional perusahaan. Perseroan juga terus memperkuat pengelolaan sawit berkelanjutan melalui teknologi dan riset.
Prinsip keberlanjutan dan GCG diterapkan secara menyeluruh, dari mulai pengelolaan perkebunan berbasis teknologi, konservasi dan perlindungan biodiversitas, hingga pengembangan riset dan inovasi.
“Pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efektivitas dan produktivitas operasional, sekaligus memperkuat pengelolaan kegiatan berbasis data,” kata Direktur Operasional Area Kalimantan Tengah Astra Agro Lestari, Hubbal Khoir Sembiring dalam kunjungan bersama media di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Hubbal, keberlanjutan saat ini bukan lagi pilihan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari cara Astra Agro menjalankan bisnis. Bagi Astra Agro, keberlanjutan harus hadir dalam setiap proses operasional.
Baca Juga
Astra Agro (AALI) Cetak Kenaikan Laba 34,8%, Efisiensi Jadi Penopang Utama
“Kami mengombinasikan people, plant, dan planet tentang bagaimana perusahaan mengembangkan manusianya, menjaga produktivitas tanaman, sekaligus memastikan lingkungan tetap terpelihara,” ujar dia.
Hubbal mengungkapkan, semua aspek operasional harus dijalankan dengan GCG sebagai fondasi agar setiap proses bisnis berlangsung secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Komitmen itu juga terlihat melalui pengelolaan area konservasi di lanskap perkebunan sawit.
“Perusahaan menunjukkan bagaimana menjaga keanekaragaman hayati serta melakukan pembibitan Blangeran, salah satu tumbuhan endemik Kalimantan, sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengayaan vegetasi di kawasan konservasi,” tutur dia.
Dalam kesempatan itu, Hubbal Khoir mengajak para jurnalis mengunjungi pusat research and development (R&D) Astra Agro, tempat bagaimana riset menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan operasional dan tantangan industri.
Astra Agro, menurut Hubbal Khoir, telah menghasilkan tiga varietas unggul, yaitu AAL Lestari, AAL Sejahtera, dan AAL Nirmala. Ketiga varietas itu terus dikembangkan hingga menghasilkan varietas dengan ketahanan terhadap penyakit Ganoderma.
Baca Juga
Astra Agro (AALI) Tetapkan Dividen Tunai Rp 335 per Saham, Intip Jadwalnya
Inovasi tersebut, kata Hubbal, menunjukkan bagaimana riset diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman secara berkelanjutan. Inovasi Astra Agro juga diwujudkan melalui Astemic (Astra Efficient Microbe), pupuk hayati berbasis mikroba yang dikembangkan oleh tim R&D perusahaan.
Astemic dirancang untuk membantu meningkatkan penyerapan hara dan kesuburan tanah sekaligus mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 25%. Inovasi ini menjadi contoh bagaimana hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi diterapkan untuk mendukung kegiatan operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro menunjukkan bahwa daya saing industri sawit ke depan semakin ditentukan oleh kemampuan untuk terus beradaptasi dan berinovasi," ucap Hubbal.
