Laba Abadi Lestari (RLCO) Naik 13,36% di Semester I-2026, Meski Penjualan Tumbuh Tipis
JAKARTA, investortrust.id – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) membukukan kenaikan laba periode berjalan 13,36% menjadi Rp 20,38 miliar pada semester I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,97 miliar.
Sebelum memperhitungkan dampak penyesuaian proforma, laba periode berjalan saham produsen sarang burung walet (RLCO) ini tercatat sebesar Rp 20,38 miliar, sedikit lebih tinggi dari Rp20,12 miliar pada semester I-2025.
Baca Juga
Respons Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Tegaskan Prabowo Belum Diskusi soal Pergantian Menteri
Pertumbuhan laba ini sejalan dengan peningkatan pendapatan RLCO menjadi Rp 272,01 miliar pada semester I-2026, dibandingkan Rp 270,95 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Rilis laporan kinerja keuangan RLCO di BEI, Kamis (30/7/2026) menyebutkan bahwa pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti dengan peningkatan beban pokok penjualan menjadi Rp 210,91 miliar dari Rp 206,75 miliar pada semester I-2025. Kondisi tersebut membuat laba kotor tercatat sebesar Rp 61,10 miliar, turun dibandingkan Rp 64,20 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Dengan demikian, laba sebelum beban pajak penghasilan meningkat menjadi Rp 26,01 miliar dari Rp 25,80 miliar pada semester I-2025. RLCO juga mencatat beban pajak penghasilan kini sebesar Rp 5,63 miliar, sehingga total beban pajak penghasilan pada semester I-2026 mencapai Rp 5,63 miliar.
Setelah memperhitungkan beban pajak, laba periode berjalan RLCO mencapai Rp 20,38 miliar pada semester I-2026. Adapun laba per saham mengalami penurunan drastic dari Rp 9,56 menjadi Rp 6,52 per saham.
